
GenPI.co - Apple akan memindahkan perakitan komputer Mac Pro terbaru mereka dari Amerika Serikat ke sebuah fasilitas produksi di China. Pemindahan ini terjadi di tengah sengitnya perang dagang antara kedua negara itu.
Hadir dengan dengan spesifikasi sangat tinggi Mac Pro dijual seharga Rp 84.750.000,- dan menjadi simbol keunggulan teknologi Amerika Serikat. Namun dalam waktu dekat, produk itu akan disertai dengan tulisan ‘dirakit di China’ pada stiker yang melekat di badannya.
Saat ini, Mac Pro dirakit di pusat perakitan produk Apple di kota Austin, negara bagian Texas, Amerika Serikat. Namun Apple mengalami kendala dengan pengadaan berbagai suku cadang. Sebaliknya di China, Apple dapat merakit produk mereka dengan ketersediaan semua suku cadang disertai dengan biaya keseluruhan yang lebih murah.
Baca juga:
Begini Cara Mengatasi Eror Pada Perangkat Apple
Pose Epic Donald Trump Saat Foto Bareng Jokowi, Apa Artinya?
Dampak Perang Dagang, Harga iPhone Naik 14%
Pemindahan perakitan Mac Pro ke China ini diperkirakan akan membuat Donald Trump marah. Terutama karena pemindahan terjadi saat Presiden AS itu sedang membuat pengakuan bahwa perekonomian China sedang timpang akibat perang dagang mereka melawan AS. Pada masa kampanye tahun 2016 Trump pernah mengatakan, “kami akan memaksa Apple membuat komputer dan gawai-gawai mereka di Amerika Serikat, daripada membuatnya di luar negeri.”
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News