
Progress positif memang ditunjukan arus masuk wisman di Bandara Ngurah Rai. Sepanjang semester I 2018, arus masuk wisman tumbuh 6%. Pertumbuhannya mencapai 165.517 wisman dari periode bulan sama tahun lalu. Jumlah riilnya mencapai 2.892.302 wisman.
“Langkah besar dilakukan Lion Air dengan membuka rute baru Denpasar-Tianjin. Dilayani 5 kali dalam sepekan itu sudah sangat positif. Kami optimistis, rute ini akan memberikan banyak keuntungan. Sebab, pasar Tianjin ini besar,” kata Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Vinsensius Jemadu.
Mengacu slot besar kedatangan wisman, porsi terbesar masih dimiliki Tiongkok. Wisman asal Negeri Tirai Bambu ini mencapai 684 ribu, prosentasenya 23,6%. Berikutnya wisman Australia dengan kuota 547 orang. Prosentasenya mencapai 18,9%. Kunjungan wisman India berjumlah 194 ribu orang atau 6,7%. Strip berikutnya ada Inggris, Jepang, Amerika Serikat, Malaysia, Jerman, Prancis dan Singapura.
“Tiongkok ini tetap pasar menjanjikan bagi Indonesia, khususnya Bali. Ada banyak kota di Tiongkok yang sebenarnya masih bisa dieksplorasi. Sebab, pergerakan wisatawan Tiongkok di dunia ini memang tinggi,” tutup Menteri Pariwisata Arief Yahya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News