
GenPI.co - Kapal Van Der Wijck yang karam pada tahun 1963 ditemukan di sekitar perairan Brondong Lamongan, Jawa Timur.
Arkeolog Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroh mengatakan penemuan kapal bersejarah itu masih terus dikaji untuk dapat ditemukan bukti konkretnya.
Dia mengatakan, saat melakukan survei di titik lokasi tenggelamnya kapal sejak Juni 2021 telah diketahui dari foto-foto dan video yang didapatkan.
BACA JUGA: Mabes Polri Blokir Dana Pinjol Ilegal Rp 25 Miliar, Wow
Akan tetapi, kata Wicaksono, perairan Lamongan yang cukup keruh, survei masih terus dilakukan pada Oktober ini.
"Memang ada kapal karam di titik yang kita duga Van Der Wijck, dari foto-foto dan video yang kami dapatkan. Jadi, kami terus cocokkan bagian-bagian dengan gambar dari Kapal tersebut," unkapnya.
BACA JUGA: Hasto Sanjung Jokowi, Sindir Presiden Sebelumnya
Menurutnya tim arkeolog juga mendapatkan informasi mulai dari pernyataan masyarakat dan nelayan, serta keberadaan monumen tugu peringatan.
"Identifikasi terus dilakukan guna pembuktian lebih konkret, dan untuk tercapainya tujuan tersebut, perlu terus dilakukan eksplorasi. Sebab, ada banyak properti," katanya.
Wicaksono menyebut masyarakat setempat juga tidak ada yang berani menjarah, karena dianggap keramat.
"Kami berharap, jika ke depan bisa terus dieksplorasi, diangkat dan atas izin Bupati Lamongan, bisa dijadikan museum," ucapnya.
Dia mencatat beberapa barang berharga Kapal Van Der Wijck temuan di lokasi peninggalan bisa dijadikan cerita mengenai apa yang terjadi di tahun 1936.
Sementara itu, Letkol Laut (T) Bagus Arianto dari Koarmada II Jatim, bersedia turut terlibat dalam kegiatan pencarian Kapal Van Der Wijck di perairan Lamongan.
Menurutnya, jika benar ditemukan bahwa bangkai kapal karam tersebut adalah Kapal Van Der Wijck, ini dapat menjadi salah satu ikon dunia yang wajib dijaga.
BACA JUGA: Suara Lantang Moeldoko di Depan Aksi Mahasiswa
“Berdasar foto ini apakah karakteristik tangga bisa dipastikan milik Kapal Van Der Wijck?, Penempatan tangga ini sesuai fungsi apakah kapal untuk perang atau untuk mengangkut penumpang. Baling-balingnya juga demikian," katanya.
Sementara berdasarkan literasi Wikipedia Kapal Van Der Wijck merupakan kapal mewah di tahun 1921 yang tercatat tenggelam pada tahun 1936 di Laut Jawa.
Kapal itu dinamai karena sesuai nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda Carel Herman Aart van der Wijck. (ANT)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News