
GenPI.co - Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Sulawesi Tenggara beberapa hari terakhir mengakibat sedikitnya 6 desa terendam banjir pada Senin (3/6). Bahkan banjir tersebut membuat desa yang terdampak bankir menjadi tempat yang terisolir saat ini. Ketinggian banjir mencapai 4 meter, sehingga aktivitas warga lumpuh total. Untuk mencegah hal yang tak diinginkan Badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari sigap mengevakuasi warga yang terjebak di rumah. Bagi yang sudah berhasil dievakuasi, mereka dibawa ke tenda pengungsian yang disediakan pemerintah setempat.
Baca juga :
Ganti Earphone dengan Ular, Kucing ini Banjir Pujian Netizen
Atasi Banjir Jakarta, Gubernur Anies Siap Remajakan Pompa Air
Sudah Banjir Ucapan Selamat, Mulan Jameela Gagal ke Senayan
Menurut Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, desa yang terdampak banjir sudah ditangani tim Basarnas Kendari. "Sedikitnya ada 23 kepala keluarga dari desa Walalindu dan 75 kepala keluarga dari desa Tapiwatu," kata Wahyudi.
Wahyudi menambahkan, tim Basarnas bergerak secepat mungkin sebab saat ini ketinggian air dari dua hingga empat meter. Diperkirakan debit air akan meningkat, mengingat curah hujan saat ini masih tinggi. Tim Basarnas beserta relawan masih menyusuri rumah-rumah penduduk di 6 desa di Sulawesi Tenggara untuk proses evakuasi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News