
"Nah di lokasi-lokasi selain PRJ kita siapkan bahan pokok seperti minyak goreng, gula dan beberapa bahan makanan lainnya sebagai bingkisan untuk pendonor," ujar dia.
Dengan berbagai program tersebut, PMI berharap mempu mengatasi pasokan darah yang turun drastis 60 sampai 80 persen dari sekitar 800 kantong per hari pada hari biasa menjadi 200 sampai 300 kantong per hari selama Ramadhan sementara permintaan darah per hari untuk wilayah Ibu Kota berkisar 600 kantong.
Direktur RSUD Sawah Besar dr Budi Wibowo mengatakan kebutuhan rumah sakit sampai saat ini masih bisa dilayani PMI dengan baik untuk peemintaan transfusi darah bagi pasien yang mendapatkan tindakan medis operasi, atau penyakit kronis.
"Seperti gagal ginjal, kanker dan penyakit kronis lainnya, kalau kasus kecelakaan selama cuti lebaran meningkat ini bisa menambah kebutuhan darah. Golongan darah yang sulit sampai sekarang masih AB, kalau yang lainnya relatif, bergantung stok PMI," ujar dia. (ANT)
Simak juga video berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News