
GenPI.co - Meningkatnya angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya berbuntut pada pelayanan kesehatan di Puskesmas. Setidaknya, 9 Puskesmas di Kabupaten Tasikmalaya terpaksa harus menutup pelayanan kesehatannya.
Kepala Bidang (Kabid) Penanganan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP), Atang Sumardi mengatakan 9 Puskesmas di Kabupaten Tasikmalaya terpaksa tutup karena adanya nakes di puskesmas tersebut yang terpapar Covid-19.
Ke 9 Puskesmas itu di antaranya Puskesmas Sukaresik, Cigalontang, Salopa, Tinewati, Cikalong, Salawu, Jatiwaras, Pancetengah dan Cisayong.
BACA JUGA: Pecah Rekor, 29 Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Tasik
Lebih lanjut, kata Atang Sumardi, penutupan 9 Puskesmas itu dilakukan untuk sterilisasi dan tracking kontak erat.
"Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya bukan hanya menimpa masyarakat biasa. Ada sedikitnya 65 tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar," ujarnya seperti yang dilansir dari Ayotasik.com, Selasa (22/6/21).
BACA JUGA: Korupsi Bansos Tasikmalaya, 46 Lembaga Ngaku Disunat 50%
Menurut Atang Sumardi, jumlah itu adalah yang bertugas di 9 Puskemas tadi. Akibatnya ditetapkan untuk menutup pelayanan selama dua sampai tiga hari.
Atang menambahkan, Nakes yang terpapar sudah dilakukan vaksinasi. Dengan begitu, mereka tidak ada gejala yang membahayakan.
BACA JUGA: Unik, ASN Tasikmalaya Wajib Bawa 20 Lansia untuk Divaksin
Mereka saat ini sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. "Mereka sedang isolasi mandiri. Pelayanan puskemas sendiri dialihkan ke puskesmas terdekat, " ucap Atang. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News