
GenPI.co – Pemerintah dan pelaku wisata harus mampu membuat inovasi di sektor pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Gorontalo.
Inovasi wisata ini harus mampu menjadi magnet wiasat yang mampu menerobos pasar wisata dunia, nusantara dan lokal. Setiap peneglola obyek wisata harus mampu membidik pangsa pasar tersendiri.
Keharusan melakukan inovasi di sektor pariwisata ini dikemukakan oleh Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani saat menjadi narasumber pada dialog kepariwisataan bertema Pariwisata Indonesia Luar Biasa yang digelar secara langsung di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Suara Rakyat Hulondalo, Kamis (9/5) lalu.
“Kementerian Pariwisata banyak membuat program inovasi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan secara nasional,” kata Rizki Handayani.
Baca juga: Wagub: Kunjungan Wisatawan ke Gorontalo Meningkat Siginifikan
Rizki mengungkapkan, meski target jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2018 sebesar 17 juta wisatawan mancanegara tidak tercapai, tetapi dari perolehan devisa tahun 2018, sektor pariwisata mencapai 17,6 miliar US Dollar lebih tinggi dari target 2018.
“Kita terus dorong upaya-upaya extra ordinary khususnya wilayah Indonesia yang dekat dengan mancanegara untuk mencapai target jumlah wisatawan pada tahun 2019,” ujar Rizki Handayani.
Rizki Handayani berharap Pemerintah Provinsi Gorontalo terus melakukan beragam terosobosan dan inovasi di sektor pariwisata. Utamanya untuk mengenalkan obyek wisata kepada masyarakat, termasuk untuk pasar wisata mancanegara.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News