
Direktur Teknik dan Layanan Garuda Indonesia, Iwan Joeniarto dalam keterangannya di Hanggar Aero Asia, Rabu (8/5) mengatakan, pihaknya yakin piutang yang timbul daari transaksi ini mengalir ke Garuda Indonesia Grup.
“Mahata merupakan startup yang telah memiliki kontrak kerja sama dengan berbagai perusahaan yakni Lufthansa System, Lufthansa Technik dan Inmarsat. Selain itu, kewajiban Mahata supaya sustain, tentunya bertanggung jawab menyediakan pelayanan dan menanggung biaya pengisian konten,” ujarnya.
Proses kerja konektivitas wifi dari dalam pesawat terjadi seperti berikut: Sinyal dikirim ke satelit, dan dari satelit dikirim ke bawah atau di darat. Setelah itu sinyal akan ditembakan dari bawah dan kembali lagi ke atas. Hal tersebut berproses dengan cepat dan juga aman tanpa mengganggu navigasi penerbangan.
Simak juga video berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News