
Goa ini sangat eksotis dengan gugusan stalaktit dan stalakmit. Goa yang memiliki panjang sekitar 400 meter ini masih terjaga keasliannya. Jika ingin menyusuri goa ini sebainya kita membawa peralatan keamanan yang sekiranya diperlukan.
Goa ini merupakan goa yang rendah, sehingga saat kita memasukinya kita harus ekstra menundukkan kepala. Selain itu goa ini juga menjadi tempat hidup kelelawar. Goa Gelatik ini berada di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.
Goa Seropan
Selain Goa Gelatik, Gunungkidul juga ada Goa Seropan. Goa yang satu ini seringkali dijadikan sebagai lokasi untuk kegiatan penyusuran goa atau caving dan juga kegiatan panjat tebing yang membuat orang semakin menguji adrenalinnya untuk berjelajar di dalam goa seropan ini..
Bagi para pencinta alam, goa ini pasti menjadi tempat yang sangat bagus dan favorit untuk di eksplore dan banyak dikunjungi oleh para pencinta alam. Goa ini berada di Desa Semuluh, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul.
Goa Jomblang
Goa Jomblang merupakan goa yang terkenal dengan sebutan “Cahaya Surgawi”. Jika melakukan kegiatan caving di goa ini, maka akan menemukan sebuah lorong alami yang menghubungkan antara Gia Jomblang dan juga Goa Grubug. Di titik inilah kita dapat menyaksikan stalagmit yang berwarna hijau kecoklatan dengan sinar matahari yang menembus kegelapan di dalam goa.
Fenomena seperti ini menghadirkan sebuah pemandangan yang indah. Nuansa semakan memukau karena menerangi stalaktit dan stalagmit. Imbasna, permukaan lantai goa menjadi begitu indah. Pemandangan seperti inilah yang disebut sebagai Cahaya Surgawi. Goa Jomblang ini terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News