
Mayday, mayday, mayday! Dialog tadi sering kamu dengar di film-film dimana sang aktor mengucapkannya ketika terjadi darurat. Apalagi di film soal penerbangan. Kata ini memang jadi ciri khas di kala permasalahan melanda dalam pesawat. Lantas, bagaimana sejarahnya sehingga mayday jadi panggilan darurat yang mendunia?
Baca juga :
Diprotes Emak-emak, Gerindra : Mulan Jameela Punya Kemampuan
Sabar Ini Ujian, 8 Selebriti Gigit Jari Tak Bisa ke Senayan
Mayday dan Sejumlah Istilah Ini Ternyata Wajib untuk Pilot, Lho!
Jadi, dari kamus bahasa Inggris Oxford, Mayday merupakan sinyal radio internasional yang digunakan untuk memberikan informasi keadaan darurat pada pesawat atau kapal. Mengapa Mayday? Dahulu, di tahun 1923, seorang petugas radio senior di Bandara Croydon London, Inggris, bernama Frederick Stanley Mockford, mendapat tugas untuk mencari sebuah kata yang mudah diucapkan oleh setiap pilot ketika dalam keadaan darurat.
Selain itu, kata ini harus juga dimengerti oleh para petugas di darat. Sebelumnya mereka hanya menggunakan kode SOS. Nah, saat mengatur lalu lintas penerbangan antara Bandara Croydon dengan Bandara Le Bourget Paris, Prancis, Frederick mendengar istilah 'm'aider' yang berarti 'tolong aku'. Inilah asal muasal kata mayday.
Pada 1927 akhirnya kata mayday diresmikan oleh Radiotelegraph Convention of Washington sebagai panggilan darurat resmi di penerbangan. Namun jangan sembarangan memakai kata ini, ya. Di Amerika Serikat, mereka yang menyalahgunakan mayday bisa dituntut enam tahun penjara dan denda sebesar Rp 3,5 miliar! Wuih!
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News