GenPI.co - Menenangkan suami yang sedang marah bisa menjadi tantangan, namun dengan cara yang tepat, situasi ini dapat diatasi dengan baik.
Menghadapi suami yang sedang marah membutuhkan kesabaran, pengertian, dan kedewasaan emosional.
Dilansir Your Tango, berikut beberapa cara yang bisa istri lakukan untuk menenangkan suami.
Berasumsi atau "membaca pikiran" karena sering kali lebih banyak ruginya daripada manfaatnya.
Jadi, jangan berasumsi bahwa kamu tahu alasan mengapa suami marah.
Tanyakan dengan hormat tentang perubahan yang dilihat dalam perilakunya dengan menyoroti alasan kekhawatiranmu itu.
Melakukan percakapan terbuka akan memberikan hasil yang menggembirakan.
Kemarahan meningkat saat pasangan merasa tidak didengarkan atau dihormati.
Berkomunikasilah secara langsung dan gunakan pendengaran yang reflektif.
Pastikan kamu menegaskan kembali apa pun yang dibagikan pasangan, ini membuatnya merasa dipahami.
Cobalah untuk memahami apa yang dikatakannya.
Kita semua ingin merasa dipahami dan diakui. Suami pun merasakan hal yang sama.
Mencegah lebih baik daripada mengobati, termasuk dalam hal energi dan upaya yang dibutuhkan.
Intervensi dini dapat mencegah kemarahan muncul atau setidaknya mencegahnya bertambah kuat.
Makin cepat kamu mengenali kemarahan dalam diri sendiri atau suami, makin besar kemampuan untuk menanggapi dan mengelola situasi sebelum menjadi tidak terkendali.
Seorang istri yang bijak dan sadar serta terampil dapat memperhatikan tanda-tanda kemarahan suami sejak dini.
Kamu dapat menuntun suami ke tempat yang lebih aman dan tenang. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News