GenPI.co - Dokter Dina Oktaviani, Biomed (AAM) buka-bukaan membeber secara khusus titik sensitif wanita, khususnya yang berada di Anu wanita.
Hal tersebut diungkapkan Dokter Dina Oktaviani dalam video edukasi yang diunggah di kanal YouTube Dokter Sehat pada 31 Juli 2021.
Dokter cantik ini menyebutkan keberadaan titik ini belum dapat dibuktikan secara ilmiah, meski sudah ada penelitian terkait.
"Ada yang mengatakan letaknya berada di dalam liang kewanitaan 5 sampai 7 sentimeter ke dalam, ada yang mengatakan letaknya sepertiga liang," jelas Dokter Dina dikutip GenPI.co, Jumat (22/10).
Menurut Dokter Dina, karena letak titik sensitif wanita itu berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain, dia pun menyarankan pasangan untuk terus melakukan eksplorasi ketika bermain cinta.
Namun, untuk membuat wanita menikmati puncak kenikmatannya, Dokter Dina menyarankan agar pasangan tidak terpaku pada satu titik sensitif tersebut.
Sebab, ada banyak titik nikmat wanita yang tersebar di seluruh tubuhnya menunggu untuk dieksplorasi.
"Di antaranya pertama dimulai dari bibir, belakang telinga, leher bagian depan, leher bagian belakang," ungkap Dokter Dina.
"Kemudian ke dada, lalu ke bawah (Anu wanita)," sambungnya.
Selain itu, Dokter Dina pun menyarankan agar pasangan melakukan mandi bersama dan mengeksplor titik-titik rangsang itu sebelum melakukan hubungan ranjang.
"Komunikasikan ya keinginan kalian, nantinya hubungan kalian juga akan berjalan dengan baik, sehingga kalian berdua akan mendapatkan kepuasan," jelas Dokter Dina.
Dokter Dina juga menilai, bahwa kepuasan yang diraih wanita tak semata karena titik sensitif tersebut, tapi ketika dinding Anu wanita disentuh seluruhnya.
Oleh sebab itu, Dokter Dina menyarankan untuk menggunakan posisi bermain cinta wanita di atas dengan gaya missionary agar Anu pria bisa menyentuh dalam Anu wanita seluruhnya.
"Tapi jangan terpaku pada dua posisi itu saja yah, cobalah posisi hubungan yang lain supaya lebih bervariasi dan menyenangkan lagi," ujar Dokter Dina.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News