Enam bulan pasca gempa dan tsunami, Kabupaten Donggala terus berbenah Dikenal sebagai kabupaten dengan pantai-pantai yang indah, Donggala semakin ramai pengunjung. Salah satu lokasi wisata yang kerap dikunjungi adalah Pantai Pusat Laut. Ini jadi bukti pariwisata daerah itu kembali diminati.
Pusat Laut adalah salah satu tempat di mana banyak warga Donggala dan sekitarnya datang untuk mengisi akhir pekan. Bahkan mereka yang dari Palu rela menempuh perjalanan satu jam menuju ke tempat ini.
Sunset menjadi suguhan terbaik di Pusat laut. Pemandangan matahari terbenam dari pantai ini terkenal spektakuler. Dari Pusat laut, pengunjung bisa menikmati momen matahari terbenam yang hampir sempurna plus nuansa keemasan yang kerap disebut golden hour.
Dari beberapa pantai yang diterjang tsunami, Pusat Laut lah yang tak terlalu parah dampaknya. Itu sebabnya, panorama alam di kawasan itu masih terlihat asri.
Tidak banyak yang berubah, malah semakin bersih dan tertata rapih. Pengujung bisa bersantai beralaskan tikar atau matras di atas rumput hijau. Atau, bisa juga duduk di tepi pantai beralaskan potongan-potongan pohon tumbang dan karang.
Methy, salah seorang pengunjung Pantai Pusat laut mengkau sering datang berkunjung. Menurutnya, fasilitas di kawasan ini sudah sangat baik dan membuat nyaman pengunjung.
"Sekarang sudah bagus. Kamar mandi dan kamar ganti sudah lebih terawat, sudah banyak tempat sampah. Sudah lebih rapi. Ditambah lagi bisa wisata air naik taxi air. Tidak hanya main dipinggir pantai. Sebulan sekali saya sekeluarga berakhir pekan di sini," tutur Methy kepada GenPI.co Kamis (21/3).
Taxi air memang salah satu menjadi atraksi wisata di Pantai Pusat Laut. Beberapa ketinting, perahu kayu dengan mesin bising, juga siap sedia mengatrkan pengunjung yang ingin memutari kawasan pantai.
Dengan perahu-perahu itu, wisatawan diantar untuk mengantarkan wisatawan melihat kompleks atol. Berjarak sekitar 1000 meter dari bibir pantai, kawasan atol ini menyuguhkan pandangan taman laut yang unik dan semakin tamapk indah saat surut.
Semakin sore semakin ramai. Pengelola kawasan wisata Pantai Pusat Laut tak jarang mengulur waktu tutup pintu gerbang masuk. Menunggu sampai para pengunjung benar-benar telah selesai menyaksikan matahari terbenam dan menikmati liburan di pantai pusat laut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News