Buleleng Destinasi Terbaik di Bali Utara

13 Desember 2018 15:29

Berada di Pemuteran Bay Festival (PBF) 2018, jangan lupa kunjungi destinasi terbaiknya. Sebab, kawasan Utara ini tidak kalah eksotis dari sisi Selatan Pulau Dewata. Ada banyak pilihan mulai dari alam hingga budaya yang ditawarkan Kabupaten Buleleng.

PBF 2018 sudah digelar 12-15 Desember 2018. Venuenya berada Desa Pemuteran, Gerokgak, Singaraja, Bali. Kawasan ini terhubung dengan beberapa destinasi terbaik di Bali Utara. Secara geografis, kawasan Buleleng ini memiliki garis pantai dengan panjang 144 Km. Terbagi dalam 9 kecamatan, 129 desa, dan 19 kelurahan, Buleleng pun memiliki sekitar 86 destinasi wisata.

“Kemeriahan memang dimiliki PBF 2018. Namun, Buleleng juga menawarkan sisi eksotis lainnya. Yang serba indah ini bisa dinikmati dari banyak destinasi di sini. Silahkan eksplore beragam keindahan obyek wisatanya,” ungkap Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Kamis (13/12/2018).

Memiliki profil besar, Buleleng secara umum terbagi dalam 4 kawasan pariwisata. Kelimanya memiliki kehasan masing-masing  dengan background alam terbaik. Beranjak sebentar dari PBF 2018, wisatawan bisa menikmati Kawasan Pariwisata Kalibukbuk atau Lovina. Zona besar pantai ini meliputi 8 desa, yaitu Pemaron, Tukad Mungga, Anturan, Kalibukbuk, Kaliasem, Temukus, Tigawasa, dan Kayu Putih.

Untuk background pantai hingga dataran tinggi pun terhampar di Kawasan Pariwisata Batu Ampar. Zona ini terbagi dalam 5 desa, seperti Penyabangan, Banyupoh, Pemuteran, Sumberkima, dan Pejarakan. Ada juga Kawasan Pariwisata Air Sanih yang terbagi dalam 10 desa. Kawasan ini masuk wilayah Desa Bukti, Pacung, Sembiran, Julan, Bondalem, Tejakula, Les, Penuktukan, Sambirenteng, dan Tembok.

Kawasan pariwisata di Buleleng semakin lengkap dengan daya tarik Wisata Khusus Pancasari. Destinasi ini terbentang di 6 desa, yaitu Pancasari, Munduk, Wanagiri, Gesing, Gogleg, dan Umejero. Suradnyana pun menambahkan, 4 kawasan pariwisata ini mudah diakses dari venue utama PBF 2018. Sebab, sarana dan prasarana penunjangnya sangat baik.

“Kawasan pariwisata di Buleleng ini harus menjadi prioritas kunjungan. Karakteristik setiap kawasan ini sellau khas. Dijamin, wisatawan akan banyak mendapatkan experience terbaik di sana. Kawasan ini juga dekat dengan venue PBF. Aksesibilitasnya sangat bagus. Mobilitas wisatawan dijamin nyaman,” lanjut Suradnyana lagi.

Baca juga : Sah GWK Sebagai Ikon Pariwisata Bali

Menjadi situs raksasa parwisata, Buleleng juga menawarkan sisi eksotis lainnya. Wilayah ini tersambung dengan Taman Nasional Bali Barat, Hutan Raya Selat, Monkey Forest Wanagiri, Taman Laut Menjangan, dan Taman Laut Pemuteran. Kawasan Buleleng juga memiliki beberapa wisata air alternatif, yaitu Danau Bayan dan Danau Tamblingan hingga Air Panas Banyuwedang serta Bannjar.

“Kawasan Buleleng ini sangat kaya dengan potensi alamnya. Bila ingin menikmati keindahan bawah laut maka spotnya ada di Menjangan. Ada beberapa spot menyelam dan snorkling terbaik di sana. Kawasan ini juga ada lumba-lumbanya,” terangnya.

Menguatkan nuansa alamnya, Buleleng menawarkan 24 air terjun dengan berbagai karakteristik. Air terjun ini diantaranya, Campur Rasa, Sekumpul, Bembengan, Fiji, Bukit Lalang, Lemukih, Les, dan Ikut Sampi. Ada juga Air Terjun Carat, Teja, Gitgit, Bertingkat, Colek Pamor, Campuhan, Jembong, Kembar, Kroya, Aling-Aling, Pengumbahan, dan masih banyak lainnya.

“Alam Buleleng memang eksotis. Ini menjadi daya tarik terbaik untuk dikunjungi. Selain itu, Buleleng juga kaya dengan budaya. Kawasan ini banyak memiliki desa wisata yang eksotis. Wisatawan pun bisa melihat dari dekat keseharian masyarakat Bali khususnya Buleleng,” kata Plt Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani.

Mengenal budaya khas Buleleng, para wisatawan bsia berkunjung ke beberapa desa. Ada Desa Anggur Dencarik, Sidatapa, Pedawa, Tigawasa, Cempaga, Banyuseri, Bulian, Sembiran, dan Julah. Bila ingin menikmati sisi eksotis lain, datang saja ke Terasering Umejero dan Kekeran. Alternatif lain, Bendungan Titab dan Renon.

“Pergerakan wisman di Buleleng positif. Hal ini tidak lepas dari berbagai potensi alam dan budaya yang dimilikinya. Belum lagi, wilayah ini kerap menggelar event seperti PBF 2018. Dengan kemasan terbaik, event ini juga dibanjiri wisatawan. Memiliki atraksi luar biasa, Buleleng juga ditopang aksesibilitas dan amenitas sangat bagus. Enjoy Buleleng,” tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cahaya

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co