GenPI.co - Ada atraksi menarik jika kamu traveling ke Tangkahan. Di kawasan yang masuk Taman Nasional Gunung Leuaser, kabupaten Langkat, Sumantra Utara itu, kamu bisa menaiki gajah sembari menjelajahi belantara. Menarik kan?
Kawasan Tangkahan memang menjadi penanangkaran hewan gajah. Mereka hidup di kawasan itu bersama hewan-hewan liar lainnya tanpa terusik. Ada orangutan, harimau, dan berbagai hewan lainnya.
BACA JUGA: Hutan Payau Hingga Benteng Pendhem, Wisata Akhir Tahun di Cilacap
Tangkahan juga disebut sebagai surga tersembunyi lantaran kearian alamnya. Ada dua sungai yang mengalir di kawasan itu yakni sungai Buluh dan sungai Bayang Serangan. Air sungainya jernih menyegarkan.
Nah, menikmati keasrian alam Tangkahan paling enak sambil mengendarai gajah. Kamu tinggal duduk manis di atas punggung hewan bersar itu dan pawang akan mengendalikan menewati jalur-jalur yang telah ditentukan.
Sembari mengendarai gajah, kamu bisa mengamati satwa-satwa yang bisa ditemukan. Selain itu, kamu juga mendapatkan pengalaman memandikan hewan besar itu. Tentu menjad hal yang tidak akan kamu dapatkan di kota-kota besar.
Itu saja? tentu tidak! Yang tak kalah menarik adalah melihat aktivitas warga lokal dalam keseharian mereka. Jangan lupa pula mencicipi kuliner khas setempat.
Untuk menuju tempat ini, kamu butuh usaha extra. Pasalnya dari Medan, Tangkahan berjarak kurang lebuh 124 km. Namun, rasa lelah pasti terbayar tuntas setelah tiba di kawasan itu.
BACA JUGA: Gedung London Sumatera, Jejak Peninggalan Eropa di Bumi Andalas
Untuk jam operasional , wisata Tangkahan buka pukul 08.30 sampai 16.30 WIB. Untuk menikmati wisata pun sangat beragam harga yang dibandrol.
Untuk memandikan gajah dengan membayar Rp 100 ribu. Sementra patroli mengelilingi hutan dengan menaiki gajah Rp 650 ribu.
Adapula paket lengkap yang dibandrol Rp. 850 ribu. Dengan harga itu, kamu mendapatkan fasilitas, tracking dengan gajah, memberi makan dan memandikannya dan menikmati wisata di lokasi itu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News