Melayang, Menikmati Alam Lembah Baliem Papua dari Ketinggian

22 Juli 2019 03:02

GenPI.co - Sensasi adrenalin ditawarkan Festival Budaya Lembah Baliem 2019. Melalui konten sport tourism, wisatawan bisa terbang melayang menggunakan Paralayang. Experiencenya makin menantang, apalagi wisatawan akan melayang pada ketinggian 2.400 mdpl. Durasinya 60 menit.

Warna baru ditawakna Festival Budaya Lembah Baliem 2019, 7-11 Agustus. Event tersebut bukan hanya menawarkan budaya dan tradisi Papua, tapi kesegaran adrenalin. Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono mengungkapkan, aktivitas Paralayang memberi experience unik. Sebab, aktivitas tersebut dilakukan di atas ketinggian 2.400 mdpl.

“Bagi penikmat adrenalin, maka Festival Budaya Lembah Baliem menjadi spot terbaik. Sebab, wisatawan akan melayang dan mendarat di zonasi pegunungan yang tinggi. Tantangannya jelas berbeda, terutama menyangkut angin. Jadi, Paralayang harus dicoba saat berkunjung ke Festival Budaya Lembah Baliem,” ungkap Don Kardono, Minggu (21/7).

Baca juga :

Yuk Saksikan Ragam Budaya Papua di Festival Lembah Baliem 2019 

Sajian Kopi Wamena Hangatkan Festival Lembah Baliem Papua 

Di Baliem, Wisman Spending 5 Juta Per Hari 

Memasuki edisi ke-30, Festival Budaya Lembah Baliem 2019 digelar di Distrik Welesi, Jayawijaya, Papua. Secara geografis, wilayah ini berada pada ketinggian 2.000-2.500 mdpl. Karakternya unik karena berada di Lembah Baliem. Kawasan ini dikelilingi Pegunungan Jayawijaya yang terkenal dengan puncak dengan salju abadinya. Ada Puncak Trikora (4.750 M), Puncak Mandala (4.700 M), dan Puncak Yamin (4.595 M).

“Untuk Festival Budaya Lembah Baliem tahun ini sengaja ditampilkan sesuatu yang berbeda. Paralayang akan menjadi atraksi istimewa. Sebab, ketika melayang, wisatawan bisa menikmati seluruh eksotisnya alam di sana. Kawasan ini sangat indah. Udaranya juga sangat segar,” jelas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayawijaya Alpius Wetipo.

Ditopang keindahan alam, Distrik Welesi memiliki banyak surga tersembunyi. Sebut saja Wisata Tirta dan Taman Rekreasi Air Terjun Welesi. Kawasan ini sangat natural dengan airnya yang jernih dan segar. Memiliki karakter unik, air terjun tersebut memiliki ketinggian sekitar 4 Meter. Selain nuansa alam, para wisatawan juga bisa menikmati kuliner khas Jayawijaya. Ada ikan, jagung, dan ubi.

“Menikmati Paralayang di Festival Budaya Lembah Baliem tentu saja berbeda. Viewnya memang indah. Siapapun bisa menikmati aktivitas ini. Bagi para pemula juga akan didukung oleh para mentor yang siap mendukung,” terang Ketua Tim Pelaksana CoE Kemenpar Esthy Reko Astuty.

“Festival Budaya Lembah Baliem selalu menawarkan sisi unik dan menarik. Terbang Paralayang tentu jadi moment luar biasa di sana. Apalagi, paket dan harganya sudah jelas. Pokoknya tidak perlu khawatir, sebab terbang di sini sangat aman. Peralatannya bagus, apalagi ada operator ahlinya,” kata Asisten Depduti Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenar Muh. Ricky Fauziyani.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya lalu menerangkan, segera atur perjalanan menuju Festival Budaya Lembah Baliem. “Festival Budaya Lembah Baliem 2019 memang luar biasa. Selalu ada hal baru yang ditawarkan kepada para pengunjung. Wisatawan akan semakin dimanjakan saat terbang melayang di langit Jayawijaya. Dan, ini akan menjadi moment langka. Selain atraksinya, aksesibilitas dan amenitasnya juga bagus,” tutup Arief yang juga Menpar Terbaik ASEAN.


Tonton lagi :

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Ardini Maharani Dwi Setyarini

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co