Cagar Budaya Berkontribusi Besar Terhadap Pariwisata DKI

15 Juli 2019 09:20

GenPI.co - Pemanfaatan cagar budaya sebagai objek pariwisata merupakan salah satu misi dalam melaksanakan pelestarian cagar budaya. Selain itu, situs cagar budaya juga dapat berkontribusi untuk memajukan pariwisata itu sendiri.

Kontribusi situs cagar budaya dalam memajukan pariwisata dibenarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Edy Junaedi. Menurutnya, situs cagar budaya memiliki peran yang sangat penting dan besar dalam mendorong pariwisata di DKI Jakarta.

“Ya sangat penting dan besar. Kenapa penting, karena ini menjadi nilai jual kita untuk memasarkan pariwisata Jakarta. Kalau besar, yah karena kontribusinya itu memang lebih dari 50 persen terhadap penjualan wisatawan, jadi banyak sekali,” kata Edy kepada GenPI.co (10/7).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Edy Junaedi

Baca juga:

Konservasi Mendorong Eksistensi Cagar Budaya 

Kota Tua, Kawasan Wingit dengan Sederet Kisah Horor 

Pengamat: Merujuk Definisi, Kota Tua itu Bukan Cagar Budaya

Wisata cagar budaya di DKI Jakarta memiliki peminat yang berasal dari beragam kalangan. Hal tersebut dikarenakan beragamnya situs cagar budaya yang ada di DKI Jakarta.

“Kita kan ada bangunan cagar budaya yang bergaya eropa, ada juga kampung pekojan yang bergaya arab, ada juga tionghoa. Masing-masing itu sudah ada pasarnya, ada peminatnya masing-masing,” ujar Edy saat ditemui di kantornya.

Meskipun memiliki kontribusi yang besar terhadap pariwisata, namun wisata cagar budaya di DKI Jakarta masih harus banyak dibenahi. Menurut sejarawan J.J. Rizal, wisata cagar budaya di DKI perlu dikemas agar nilai-nilai sejarah dan edukasinya bisa dipahami oleh masyarakat.

“Persoalannya adalah dia bisa menghasilkan yang lebih besar, tetapi kita tidak lihat. Bangunan itu punya nilai yang besar, nilai pendidikan, pelajaran, aspirasi dari masa lalu.” Kata J.J. Rizal (9/7).

Untuk  itu, menurut J.J. Rizal, pemerintah perlau melakukan evaluasi secara serius terhadap seluruh cagar budaya yang ada di Jakarta. Dengan demikian, situs cagar budaya di DKI Jakarta dapat memberikan manfaat yang utuh dari segi edukasi, sejarah dan juga aspek pariwisata.

“Nah perlu evaluasi, bagaimana kondisi materialnya, bagaimana pengetahuan kita tentang non materialnya atau sejarah mentalitas, nah ini kan tidka ada sama sekali. Artinya menurut saya, kita harus melihat cagar budaya itu jangan sekedar proses seremonial, tapi harus kita selamatkan nilai dan asetnya,” tuturnya.

Simak juga video menarik berikut

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co