Hari Kebangkitan Nasional, Kunjungi Museum Dr Soetomo Yuk!

20 Mei 2019 12:53

GenPI.co - Tanggal 20 Mei setiap tahun diperingati sebagai   hari Kebangkitan Nasional. Itu adalah titik awal perjuangan Indonesia sebagai sebuah bangsa melawan kungkungan penjajah. 

Organisasi pertama di Nusantara bernama Boedi Oetomo diikrarkan pada 20 Mei 1908.  Adalah  Dr. Soetomo bersama teman-temannya dari School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) dengan mendirikan sebuah organisasi pemuda  itu.

Baca juga: Hai Milenial, Yuk Intip Keanekaragaman Hayati di Museum Munasain 

(Foto: Sparkling Surabaya)

Mereka berhasil memicu semangat masyarakat Indonesia untuk bersatu melawan para penjajah. Momen tersebit kemudian oleh pemerintah Indonesia diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional.

Nah buat kamu yang ingin menelisik lebih dalam embrio nasionalisme para pemuda STOVIA itu, melangkahlah ke Surabaya. Pergerakan Dr Soetomo dan rekan-rekannya dapat  dilihat secara lengkap di Museum Dr Soetomo Surabaya. Berada di komplek Gedung Nasional Indonesia (GNI) di Jalan Bubutan Surabaya, Museum Dr. Soetomo menyimpan berbagai peninggalan barang barang pribadi dari pria kelahiran Loceret, Nganjuk, 30 Juli 1888 tersebut.

Museum Dr. Soetomo sendiri memiliki 3 bagian utama. Ada pendopo, lalu ruangan penyimpan koleksi foto hingga barang milik Dr.soetomo, serta makam Dr. Soetomo untuk berziarah.

Masuk ke Pendopo, Pengunjung akan disuguhkan berbagai foto  semasa hidup Dr. Soetomo bersama seluruh orang yang berpengaruh dalam hidupnya. Tak hanya foto, di dalam pendopo ini juga dipajang berbagai peninggalan sejarah. Salah satunya adalah Mesin Stensil Pencetak Majalah “Penjebar Semangat”. Itu adalah bukti perjuangan organisasi Boedi Oetomo silam.

Baca juga: Yuk Berkunjung ke Museum Pertanian 

(Foto: Sparkling Surabaya)

Masuk kedalam gedung museum, ditampilkan  koleksi semasa Soetomo menjadi dokter di Rumah Sakit CBZ (Central Burgelijke Ziekeninrichting).  Selain itu terdapat pula koleksi lain yang menunjukan galeri perjalanan hidup Soetomo. Berbagai foto saudara, rekan serta dokumentasi para pejuang organisasi Boedi Oetomo. Ada pula foto-foto kehidupan pribadi termasuk pernikahannya dengan Everdina J. Broering yang masih keturunan Belanda . Semuanya tersaji lengkap dalam gedung tersebut. 

Guna memudahkan mendapatkan informasi, saat ini pengelola menempatkan barcode. Jika dipindai,  pengunjung akan disuguhkan dengan  informasi mengenai sejarah foto maupun barang yang dipajang di dalam museum tersebut. 

Menambah lengkap kunjungan, jangan lupa sempatkan ziarah ke makam pahlawan nasional ini. Berada tepat di sisi Gedung Museum, Makam ini dibalut dengan kain putih dan dilapisi marmer dan dilindungi pendopo kecil agar terlindung dari panas dan hujan.

Syafwan  Ahmad ada lah warga Surabaya yang kerap mengunjungi museum Museum Dr Soetomo Surabaya. Ia mengatakan tempat ini cocok bagi pecinta sejarah.  Sebab, informasi siapa Dr Soetomo beserta rekam jejak perjuangannya dapat dieksplor secara mendalam dan detail di sini.

“ Selain itu, petugas museum pun sangat ramah dan professional menjelaskan setiap bagian. Salut dan apresiasi yang tinggi kepada Pemkot Surabaya atas perhatiannya terhadap keberadaan museum,” ujarnya.

Baca juga: Baca juga: Monpera, Museum Mengenang Perang Lima Hari Lima Malam Di Palembang

Museum ini sendiri baru diresmikan 2 tahun lalu.  Tepatnya tanggal 29 November 2017 oleh walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Melalui Museum ini, Risma berharap  dapat memberi wawasan kepada generasi muda mengeni peran penting pahlawan di Indonesia, khususnya di Surabaya.

Museum ini sendiri buka setiap hari dan yang paling penting tidak dipungut biaya sepeserpun untuk masuk kedalamnya.

Simak juga video menarik piluhan redaksi berikut

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co