GenPI.co - Jalan Tol Trans Jawa menjadi sebuah peradaban baru bagi jalur transportasi darat di pulau Jawa. Jalur tol Jakarta-Surabaya sepanjang 759 km ini juga menawarkan kemudahan para wisatawan untuk menuju beragam destinasi wisata favorit. Dari ujung barat ke ujung timur pulau itu tak sampai satu hari berkendara non stop dengan melintasi Tol Trans Jawa.
Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) menyatakan bahwa keberadaan Jalan Tol Trans Jawa dapat mendorong pertumbuhan "one day tour" atau berwisata satu hari tersebut.
Jika melintasi Tol Trans Jawa saat mudik lebaran, kamu bisa mampir dan menikmati beberapa tempat-tempat wisata terdekat dalam sehari. Apa saja?
Keraton Kasepuhan Cirebon
Keraton Kasepuhan adalah kerajaan Islam tempat para pendiri Cirebon bertahta. Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap dan berisi benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Salah satu koleksi yaitu kereta Singa Barong yang merupakan kereta kencana Sunan Gunung Jati. Kereta tersebut saat ini hanya dikeluarkan pada tiap 1 Syawal untuk dimandikan.
Keraton Kasepuhan bisa disambangi saat melintasi Tol Trans Jawa. Kamu bisa keluar di pintu tol Cirebon di tol Palikanci. Tak jauh dari Palikanci juga ada wisata batik Trusmi. Jasa Marga menyediakan rambu khusus wisata di tol Palikanci.
Baca juga: 10 Destinasi yang Bisa Dikunjungi Saat Mudik ke Karawang
Pemandian Guci Tegal
Wisata Guci terkenal dengan pemandian air panasnya. Tak ada salahnya mampir sebentar ketika melintasi Tol Trans Jawa. Obyek wisata ini terletak di Desa Guci Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.
Air yang mengalir dari pancuran-pancuran di obyek wisata ini dipercaya bisa menyembuhkan penyakit seperti rematik serta penyakit kulit lainnya, khususnya Pemandian Pancuran 13 yang memiliki pancuran berjumlah tiga belas buah.
Untuk menuju Guci, Kamu bisa keluar di pintu tol Tegal, lalu menuju ke arah selatan sekitar 40 kilometer. Di daerah ini terkenal dengan sate kambing muda.
Baca juga: Mudik Lewat Indramayu, Mampir ke Destinasi Wisata Ini Ya!
Lawang Sewu Semarang
Lawang Sewu merupakan salah satu gedung paling kuno di Kota Semarang, Jawa Tengah. Setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api. Di gedung ini pernah terjadi pertempuran hebat antara Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Disebut Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun jumlah pintunya tak mencapai seribu.
Untuk menuju Lawang Sewu yang erletak di bundaran Tugu Muda, Anda bisa keluar di pintu tol Krapyak. Tak jauh dari Lawang Sewu, ada Simpang Lima dan Kota Lama Semarang yang memproduksi batik Semarang.
De Tjolomadoe Surakarta
Dulu De Tjolomadoe bernama Pabrik Gula Colomadu. Pabrik gula ini didirikan pada 1861 di Karanganyar oleh Mangkunegaran IV. Pada1928, pabrik ini mengalami perluasan area lahan tebu dan perombakan arsitektur. Tapi sekitar 20 tahun lalu pabrik ini berhenti beroperasi. Pemerintah merekronstruksi tempat itu dengan mencari blue print PG Colomadu hingga ke Leiden, Belanda.
De Tjolomadoe terletak di Jalan Adi Sucipto, sekitar 10 menit dari Bandara Adi Soemarmo. Saat melintasi Tol trans Jawa, bisa keluar di pintu Bandara Adi Soemarmo.
Nonton juga video menarik berikut
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News