GenPI.co - Jalur ke puncak Gunung Merbabu mulai dibuka untuk umum pada Senin (14/6). Bagi yang ingin mendaki harus mempunyai surat tes Covid-19 dengan hasil negatif, baik antigen atau GeNose.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Junita Parjanti mengatakan baru dua jalur pendakian yang dibuka mengingat saat ini masih pandemi Covid-19.
“Dua jalur pendakian yang dibuka, yakni jalur pendakian Suwanting dan jalur Wekas,” katanya, Senin (14/6).
Jalur Suwanting berada di Dusun Suwanting, Banyuroto, Kecamatan Sawangan. Sementara untuk jalur Wekas di Kecamatan Pakis. Keduanya berada di Kabupaten Magelang.
Sedangkan untuk tiga jalur lainnya yakni Cunthel, Thekelan, dan Selo, masih belum dibuka.
Junita mengungkapkan untuk jalur pendakian Thekelan dan Cuntel belum bisa dibuka karena mempertimbangkan Instruksi Bupati Semarang, Nomor 14/2021 mengenai PPKM Mikro.
Sementara untuk jalur pendakian Selo, Boyolali, belum dapat dibuka karena pihak pengelola basecamp meminta penundaan.
Mantan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) itu mengatakan kuota pendakian juga dibatasi maksimal 30 persen dari daya dukung jalur pendakian.
“Pendaftaran online dapat diakses melalui website tngunungmerbabu.org," katanya.
Junita mengungkapkan mereka yang akan melakukan pendakian ke Merbabu juga diwajibkan membawa hasil tes cepat antigen atau GeNose yang masih berlaku.
“Persyaratan itu untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19,” ucapnya.
Sebelumnya jalur pendakian Merbabu ini ditutup sejak awal pandemi Covid-19 yakni Maret 2020 hingga 13 Juni 2021. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News