GenPI.co - Saya ingin mengadakan acara pernikahan dalam waktu dekat. Namun, saya masih kurang paham tentang teknis penyelenggaraan acara selama pandemi.
Sebenarnya, apa saja perbedaan antara event sebelum dan saat pandemi?
BACA JUGA: Dapat Rekomendasi Pakai WhatsApp Mod, Benarkah Tidak Berbahaya?
(Diana, 29 tahun, Jakarta)
Jawaban
Nuraini Wiridyadewi, Marketing EO
Pelaksanaan event sebelum dan saat pandemi sangat berbeda mulai dari demand, hype, dan juga pelaksanaannya.
Sebelum pandemi, orang-orang bebas untuk membuat event apa pun, kapan pun, dan di mana pun tanpa batasan.
Namun, pada masa pandemi ini, permintaan penyelenggaraan event secara otomatis berkurang drastis.
Sebab, banyak orang khawatir terpapar virus covid-19 dan menghindari bertemu dengan banyak orang.
Oleh karena itu, ada beberapa inovasi yang dilakukan oleh event organizer untuk bisa tetap menyelenggarakan hari bahagia di tengah pandemi.
Salah satunya adalah mengubah konsep acara menjadi online event dan hybrid event.
Online dan hybrid event, dapat mengurangi pertemuan dengan orang banyak, sehingga risiko terpapar covid-19 dapat diminimalisasi.
Sementara itu, untuk event yang harus tetap berlangsung offline seperti pernikahan, jumlah pesertanya dibatasi dan harus melakukan protokol kesehatan (prokes).
Prokes yang diberlakukan dalam event selama masa pandemi ini adalah pengukuran suhu tubuh di pintu masuk dan penerapan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak).
BACA JUGA: Kulit Bayi Cenderung Kekuningan, Apakah Normal atau Tidak, Dok?
Selain itu, untuk tempat berlangsungnya acara, sangat disarankan dilakukan di area luar ruangan. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News