GenPI.co - Teman saya sekarang lagi keranjingan membeli pakaian bekas atau thrifting. Teman-teman sering mengajak saya untuk berburu pakaian bekas.
Tapi, saya masih maju mundur dan bertanya-tanya apakah saya seharusnya mengikuti tren thrifting.
Apa saja keuntungan yang bisa saya dapatkan jika melakukan thrifting dibandingkan membeli pakaian baru?
(Alex, 22 tahun, Jakarta)
Jawaban dari owner thrift shop di Metro Atom Pasar Baru, Ilham Kurniawan
Memang belakangan mulai ramai banget anak-anak muda yang membeli pakaian bekas.
Kalau ditanya apa kelebihannya dari thrifting, mungkin yang pertama ialah harganya yang murah.
Karena pakaian yang dijual, kan, barang-barang bekas. Jadinya harga tentu lebih murah dari yang baru.
Namun, meskipun bekas dan harganya murah, bukan berarti pakaian yang dijual kualitasnya buruk.
Ada juga kekurangan seperti mungkin terdapat noda, kain yang sedikit melar, dan kancing yang sudah copot.
Biasanya kebanyakan pakaian yang dijual itu masih layak pakai dan minusnya tidak terlalu besar.
Kamu masih bisa menawar harga ke penjualnya. Terlebih lagi, kalau belinya lebih dari satu, penjual akan memberikan diskon.
Hal paling penting itu kamu harus cek dengan teliti barang yang diinginkan.
Perhatikan dengan baik apakah ada kekurangan pada barang tersebut dan kalau masih ingin membeli barang itu meskipun ada kurangnya, itu bisa digunakan sebagai nilai tawar ke penjual. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News