GenPI.co - Mendekati waktu sidang skripsi, saya jadi sering melamun. Entah kenapa, saya jadi suka membayangkan hal-hal yang di luar kendali.
Saya kadang merasa takut jika hal buruk terjadi, misalnya sidang skripsi saya ditolak. Apakah ini normal?
(Ardito, 22 Tahun)
Jawaban dari Psikolog Damar Anggiafitri Y, S.Psi, M.Psi
Melamun itu kondisi ketika kita membayangkan sesuatu. Membayangkan sesuatu ini bisa hal-hal yang menyenangkan atau justru hal-hal buruk.
Nah, baik enggak kalau kita suka melamun? Dua-duanya bisa terjadi, bisa jadi baik, tetapi bisa juga jadi buruk.
Kalau kita melamun membayangkan hal-hal yang menyenangkan, itu baik.
Sebab, semangat kita jadi tergugah untuk segera mewujudkan hal-hal baik tersebut.
Misalnya, kita memikirkan beberapa tahun lagi bisa membeli rumah sendiri.
Ketika melamunkan hal itu, pasti ada perasaan semangat yang menggelora.
Begitu pula dengan orang yang sedang memimpikan dirinya lulus kuliah. Dia membayangkan dirinya bisa memakai topi toga dan diwisuda hari ini.
Biasanya orang yang membahayangkan hal-hal menyenangkan akan lebih banyak mendapatkan hal positif, salah satunya ialah semangat dalam mencapai apa yang menjadi tujuannya.
Akan tetapi, jika melamun untuk membayangkan hal buruk, yang terjadi ialah negatif bagi orang tersebut.
Sebab, orang tersebut akan merasa terbebani, stres, dan takut.
Jadi, melamun itu sah-sah saja untuk dilakukan.
Namun, pastikan bahwa hal itu ialah bisa memberikan efek baik bagi kamu. Jika tidak, ya tidak perlu dilakukan.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News