GenPI.co - Striker sayap Bayern Munchen Sadio Mane mengaku diperlakukan buruk di Jerman sebagai pemain Muslim.
Setelah meninggalkan Liverpool pada awal musim ini, Sadio Mane memutuskan untuk menjajal Bundesliga bersama Bayern Munchen.
Namun, tampaknya nasibnya di Jerman tak seberuntung kala Mane masih merumput di kasta tertinggi Liga Inggris.
Performanya tak semenonjol seperti yang diharapkan, dan Mane kerap diisukan mendapat diskriminasi karena beragama Islam.
Melansir dari Tuttonotizie, Sabtu (22/4), Mane mengaku diperlakukan buruk sebagai Muslim di Jerman.
"Orang-orang Jerman memperlakukan saya dengan buruk karena saya Muslim," ujar Mane kepada Le Monde Afrique dikutip dari Tuttonotizie.
"Apakah ini yang mereka sebut peradaban? Saya berharap bermain di negara Muslim, saya rindu merayakan Idul Fitri bersama tim," tambahnya.
Ketidaknyamanan Mane di Jerman pun semakin bertambah setelah terlibat perkelahian dengan rekan setimnya di Bayern Munchen, Leroy Sane.
Mane dikabarkan memukul Leroy Sane setelah Bayern Munchen kalah 0-3 dari Manchester City pada leg pertama babak perempat final Liga Champions di Etihad Stadium.
Rumor yang beredar mengatakan bahwa Mane terprovokasi setelah Sane mengejeknya secara rasial.
Akan tetapi, masalah internal itu tampak mereda setelah Thomas Tuchel memainkan Mane sebagai pengganti di leg kedua Liga Champions.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News