GenPI.co - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) membeberkan alasan mengapa Kevin Sanjaya/Marcus Gideon hanya bisa bermain di All England pada Maret 2023.
Aryono Miranat selaku pelatih ganda putra PBSI menjelaskan, Kevin/Marcus hanya akan mengikuti ajang All England 2023 di bulan Maret karena faktor ranking BWF.
Diketahui, ranking Kevin/Marcus saat ini berada di peringkat ke-19 yang mana memiliki hak untuk tampil pada ajang BWF Super Series 500 ke atas.
"Karena setelah All England itu ke Swiss (levelnya) Super 300. Kalau Kevin/Marcus hanya main di Super 500, 750, dan 1000," kata Aryono menjelaskan di Jakarta, Kamis.
Berdasarkan kalender BWF, akan ada lima turnamen untuk agenda tur Eropa. Namun, hanya All England yang berkategori BWF Super 1000.
Sedangkan empat turnamen lainnya yaitu German Open, Swiss Open, Spain Masters, dan Orleans Masters berada pada level Super 300.
Seusai All England, turnamen yang akan menjadi ajang Kevin/Marcus untuk tampil kembali di Super Series ialah Malaysia Masters yang berkategori Super 500.
Turnamen yang akan berlangsung di Kuala Lumpur itu merupakan bagian dari tur Asia Tenggara yang berisi empat turnamen selama Mei hingga Juni.
Selain Malaysia Masters, ketiga turnamen lainnya ialah Indonesia Open (Super 1000), Thailand Open (Super 500), dan Singapore Open (Super 750).
Pernyataan Aryono itu menyiratkan bila pasangan yang dijuluki Minions itu belum akan turun kelas ke turnamen dengan level lebih rendah meski peringkat mereka sudah merosot jauh dari sebelumnya.
Jika nantinya Kevin/Marcus turun di ajang Super 300, maka harus didasarkan pada diskusi dan penghitungan mendalam.
"Itu perlu didiskusikan dengan mereka dulu, karena poinnya turun dan nanti kalau (peringkatnya) terlempar ke luar 32 dunia tidak bisa ikut di 500, 750, dan 1000. Jadi ya harus turun ke 300 lagi. Kami nanti diskusikan lagi supaya tidak terlempar lah," pungkas Aryono.(Ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News