GenPI.co - Pelatih Timnas Yordania, Adnan Hamad lakukan blunder fatal menjelang lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Yordania dalam laga kedua Grup A Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 pada Minggu (12/6) dini hari WIB.
Menjelang laga panas ini, Adnan Hamad justru melakukan blunder fatal lantaran mengira Timnas Indonesia akan diperkuat oleh dua calon naturalisasi, Jordi Amat dan Sandy Walsh.
Hal ini diketahui dari artikel yang diunggah di laman resmi AFC, Jumat (10/6), di mana Hamad bermaksud memberikan pujian untuk skuad arahan Shin Tae Yong.
“Saat ini Indonesia menjadi bagian penting dalam hitung-hitungan tim mana yang akan lolos ke Piala Asia,” puji Adnan Ahmad.
Dalam pernyataan tersebut, Adnan Hamad menyebut Timnas Indonesia saat ini menjadi salah satu tim yang diperhitungkan untuk lolos ke Piala Asia 2023 usai secara mengejutkan berhasil mengalahkan Kuwait di laga perdana Grup A.
“Saat ini Indonesia menjadi bagian penting dalam hitung-hitungan tim mana yang akan lolos ke Piala Asia,” puji Adnan Ahmad.
Namun, selanjutnya Adnan justru mengungkapkan pernyataan mengejutkan terkait Timnas Indonesia yang diperkuat pemain dari Liga Belgia yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh.
“Mereka (Indonesia) adalah tim yang terorganisir dengan pemain yang berkarier di tempat seperti Belgia, jadi kami harus berada di kondisi terbaik untuk mengalahkan mereka,” lanjut Adnan Ahmad.
Pada musim 2021/22 lalu, kedua nama tersebut memang masih bermain untuk Liga Belgia. Jordi Amat untuk KAS Eupen, sedangkan Sandy Walsh bersama KV Mechelen.
Sayangnya, Jordi Amat dan Sandy Walsh merupakan pemain keturunan Indonesia yang saat ini masih diurus proses naturalisasinya.
Maka kedua pemain tersebut tidak ada dalam daftar panggilan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Alhasil, blunder tersebut berpotensi membuat juru taktik asal Irak ini salah merancang strategi saat berhadapan dengan Timnas Indonesia.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News