GenPI.co - Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali memberikan tanggapan soal kabar laga Bali United vs Persik Kediri, Kamis (31/3) di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang bakal dihadiri penonton.
Seperti diketahui, Bali United sudah keluar menjadi juara Liga 1 2021/2022. Laga melawan Persik akan menjadi pertandingan penutup skuad Serdadu Tridatu di musim ini.
Akmal mengatakan, laga tersebut akan menjadi pesta tuan rumah Bali United yang berhasil menjadi juara.
Munculnya wacana kehadiran penonton bisa saja berpatokan dengan ajang MotoGP Mandalika yang ramai penonton.
Namun, hal tersebut dinilai tidak adil untuk tim-tim Liga 1 2021/22 lainnya.
"Tidak adil, tiba-tiba di laga terakhir ada penonton," ujarnya kepada GenPI.co, Minggu (27/03).
Padahal, sejak awal Liga 1 musim ini digulirkan tanpa satu laga pun yang dihadiri penonton.
Kondisi itu pun bakal memperkeruh atmosfer sepak bola Indonesia.
"Memunculkan banyak tafsiran bahwa memang benar liga ini dijuluki Bali Cup," ujarnya.
Menurutnya, jika ada wacana penonton, seharusnya laga-laga lainya juga dibolehkan.
"Dari kemarin saja dibolehkan penonton," tegasnya.
Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster mengizinkan penonton untuk menghadiri laga terakhir Bali United di Liga 1.
"Mengapa saya memberanikan diri menghadirkan penonton karena Bali sudah pada capaian level 2, yang menurut aturan dibolehkan jumlah penonton yang hadir 75 persen dari kapasitas," katanya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News