GenPI.co - Pratama Arhan dan Timnas Indonesia bisa mendapat keutungan akibat aib dari Lazio, yakni komunikasi yang buruk dalam manajemen klub asal Serie A Italia tersebut.
Baru-baru ini, Pratama Arhan dikabarkan tengah menjadi incaran Lazio, setelah seorang jurnalis asal Italia, Jerry Mancini menyeret nama penggawa PSIS Semarang tersebut.
Dalam unggahan Twitter-nya, Rabu (2/2) Mancini mengunggah cuplikan video gol indah Arhan ke gawang Malaysia pada Piala AFF 2020.
Mancini memuji sekaligus meminta Lazio untuk segera mendatangkan Arhan, setelahnya media Italia yakni LazioPress mengabarkan bahwa klub sedang membidik pemain berusia 20 tahun itu.
Namun, kabar ini dipastikan hanya rumor belaka yang mencuat karena permasalahan komunikasi yang buruk di internal Lazio.
Sebelumnya, Lazio gagal mendatangkan bek sayap dan gelandang tengah di bursa transfer Januari 2022.
Hal ini lah yang membuat Mancini menyeret nama Pratama Arhan lantaran menilai kemampuannya cocok untuk mengisi posisi bek kiri Lazio yang saat ini terpaksa diisi Elseid Hysaj dan Adam Marusic yang sejatinya lebih andal di kanan.
Melansir dari Football Italia, penggemar Lazio protes karena klub hanya meminjam pemain sayap Sporting CP, Jovane Cabral.
Padahal, posisi kosong di Lazio akibat meminjamkan striker Vedat Muriqi, bek tengah Denis Vavro, gelandang Gonzalo Escalante, dan winger Jony Rodriguez.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Lazio, Igli Tare pun berpendapat bahwa mereka memang sering mengalami masalah komunikasi.
Melansir dari Football Italia pada Minggu (6/2) lalu, Igli Tare tetap merasa bangga dengan pekerjaannya seputar transfer pemain meskipun mendapat banyak kritikan.
"Saya sudah di sini selama 15 tahun mengalami banyak protes. Kami memiliki masalah komunikasi, tetapi tak ada masalah dalam hal penilaian," ujar Igli Tare.
"Saya bangga telah melakukan pekerjaan hebat selama bursa transfer terakhir, yang merupakan salah satu yang terbaik dalam hal penjualan,” imbuhnya.
Meskipun demikian, berdasarkan laporan II Mesaggero, pelatih Lazio yakni Maurizio Sarri dikabarkan kecewa karena klub tidak bisa mendatangkan bek sayap atau gelandang.
Keresahan tersebut juga dirasakan oleh para penggemar, termasuk Mancini yang menilai Pratama Arhan bisa menjadi opsi yang baik untuk mengisi posisi tersebut.
Selain kemampuan yang mumpuni, usia yang masih muda serta harga yang tidak terlalu mahal membuat Mancini ingin Lazio segera mendatangkannya.
Sementara itu, pihak PSIS Semarang pun memastikan jika belum ada klub asing yang melakukan penjajakan untuk merekrut Pratama Arhan.
Meskipun kabar tersebut tidak benar, tetapi dengan berita tersebut tentu memberikan keuntungan bagi Pratama Arhan dan Timnas Indonesia.
Pasalnya, karena kabar tersebut, nama penggawa Timnas Indonesia, Pratama Arhan semakin banyak beritakan di media asing sehingga meningkatkan peluang untuk dilirik oleh klub-klub luar negeri.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News