Diancam Mati Dukun Santet, Sadio Mane Beri Jawaban Berkelas

10 Januari 2022 10:57

GenPI.co - Usai diancam mati oleh seorang dukun santet, bintang Liverpool, Sadio Mane langsung beri jawaban berkelas.

Menjelang bergulirnya Piala Afrika 2021 yang digelar pada 9 Januari - 6 Februari 2022, Sadio Mane justru mendapat ancaman mematikan.

Melansir dari CMA Trends, seorang dukun dari Benin, Afrika secara tiba-tiba menebar ancaman kepada Sadio Mane yang akan memperkuat Timnas Senegal di Piala Afrika 2021.

BACA JUGA:  Api Berterbangan di atas Gedung KPK, Santet?

Dukun santet tersebut dikabarkan mengancam Mane akan meninggal karena serangan jantung saat tampil di turnamen sepak bola terakbar di Benua Hitam tersebut.

Meskipun mengetahui ancaman tersebut, Mane rupanya enggan menanggapi dengan serius.

BACA JUGA:  Perias Gloria Elsa: Jenazah Korban Santet Sering Mendatangiku

Saat ditanyakan pendapatnya mengenai ancaman yang mempertaruhkan nyawanya tersebut, Mane menegaskan bahwa dirinya hanya percaya urusan hidup dan matinya sesuai dengan ajaran yang diyakininya yaitu Islam.

"Saya tumbuh dengan keyakinan bahwa kematian hanya ada di tangan Allah," kata Mane.

BACA JUGA:  4 Cara Bersihkan Energi Negatif dari Rumah, Santet Auto Mental!

"Saya percaya bahwa hidup manusia tidak maju dan tidak mundur. Dan, saya akan tetap bermain di pertandingan nanti secara normal-normal saja," terangnya.

Pemain yang saat ini memperkuat sayap Liverpool tersebut menambahkan bahwa semua hal yang terjadi, baik dan buruk, semuanya merupakan rencana Yang Maha Kuasa.

"Jika saya menderita karena serangan jantung dan mati di lapangan, penyihir [dukun] ini hanya sarana untuk dari perintah Allah. Jadi, jangan tertipu olehnya," tutupnya.

Sementara itu, Mane bersama Timnas Senegal akan melakoni laga perdana Grup B Piala Afrika melawan Zimbabwe pada Senin (10/1).(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cosmas Bayu
Mane   Sadio Mane   Santet   Dukun Santet   Mati  

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co