GenPI.co - FC Barcelona akan menjalani laga hidup dan mati dalam pertandingan terakhir di Grup E Liga Champions melawan Bayern Munchen, Kamis (9/12), pukul 03:00 WIB.
Saat ini, Barcelona berada di peringkat ke-2 Grup E, hanya terpaut 2 angka dari Benfica di posisi ke-3.
Sehingga, apabila Barcelona gagal mengalahkan Bayern Munchen dan Benfica berhasil meraih kemenangan, maka perjalanan klub asal katalan tersebut akan terhenti di fase grup.
Masalahnya, Benfica kemungkinan besar akan meraih kemenangan menghadapi Dinamo Kyiv yang dalam 5 pertandingan grup tidak dapat mendapatkan kemenangan sekalipun.
Justinus Lhaksinus atau yang lebih dikenal dengan sapaan Coach Justin mengatakan bahwa kunci kemenangan bagi Barcelona adalah pertahanan.
“Kalau jarak antara lini tengah dan lini belakang terlalu besar, maka Barca kemungkinan tidak akan menang,” ujar Coach justin kepada GenPI, Rabu (8/12).
Menurut Coach Justin, Barcelona harus bisa menjaga kerapatan antar lini jika ingin meraih kemenangan dan lolos ke babak selanjutnya.
Pertandingan dini hari nanti (9/12) bukanlah pertandingan yang mudah bagi Barcelona, pasalnya, dalam lima laga di fase Grup E liga champions, Munchen berhasil memenangkan seluruh pertandingan dan saat ini memuncaki klasemen dengan jumlah poin 15.
Tim yang dipimpin oleh Xavi Hernandez tersebut masih akan kehilangan pemain muda andalan mereka, Ansu Fati, yang sampai saat ini masih mengalami cedera dan belum pulih.
Skenario terburuk pada dini hari (9/12) nanti adalah Barca gagal mendapatkan kemenangan dan Benfica berhasil mengalahkan Dinamo Kyiv.
Bila itu terjadi, maka Bayern dan Benfica akan lolos mewakili Grup E dan Barcelona yang berada di posisi ke-3 harus rela turun kasta bertanding di Liga Eropa.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News