GenPI.co - Mendadak pembalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez marah-marah di MotoGP Aragon, apa yang sebenarnya terjadi?
Kemarahan Marquez rupanya dipicu oleh kecelakaan yang dialaminya di tikungan kedua latihan bebas kedua (FP2) pada seri MotoGP Aragon 2021, Jumat (10/9).
Kronologi insiden tersebut terjadi saat Marquez sedang membuntuti sang adik, Alex Marquez pada FP2 di Sirkuit Motorland kemudian dipaksa melebar dan akhirnya menabrak garis luar sirkuit dan masuk ke kerikil.
Marquez kemudian segera bangkit dan berjalan melewati kerikil dan tampak sangat marah.
Melansir dari Motorsport, Marquez mengaku bahwa saat itu dirinya memang dipenuhi dengan kemarahan.
Pemilik enam gelar juara dunia MotoGP itu pun menjelaskan bahwa dirinya kesal karena rencananya berubah akibat insiden tersebut.
"Pada hari ini saya senang, tapi benar rencana itu sedikit berubah karena kecelakaan. Rencananya, saya akan menggunakan ban lunak di putaran pertama, dan putaran kedua hanya untuk memahami jarak balapan," kata Marquez
"kecelakaan itu sedikit mengubah rencana, tetapi di sisi lain kami mencoba ban belakang yang keras, jadi itu mengubah rencana untuk sore ini tetapi tidak mengubah rencana untuk balapan akhir pekan karena kami sudah memahami beberapa hal," imbuhnya.
Lebih lanjut, pembalap asal Spanyol itu mengaku bahwa dia marah dengan dirinya sendiri karena berada dalam kondisi yang tak terkendali meskipun telah percaya diri dapat mengendalikan keadaan.
"Memang benar setelah kecelakaan saya marah karena saya merasa terkendali. Saya melebar, dan saya berkata 'Oke, saya menyerah' karena ini latihan bebas," ujarnya.
"Karena kemudian saya tahu dengan kecelakaan itu, saya tidak mengikuti rencana yang benar dan karena itu adalah situasi yang saya rasa terkendali tetapi saya kehilangan kendali bagian depan di tempat yang tidak saya duga," jelasnya.
Sementara itu, Marquez mengakhiri latihan bebas di MotoGP Aragon di urutan kedelapan secara keseluruhan.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News