GenPI.co - Titisan Andrea Pirlo, Sandro Tonali, membongkar bagaimana dirinya bisa menjadi salah satu jenderal di lini tengah AC Milan.
Nama Sandro Tonali sendiri sudah menggema sejak 2018 lalu, saat dirinya masih membela klub masa kecilnya, yakni Brescia.
Dan kini setelah dirinya dipermanenkan oleh AC Milan, namanya kian mengemuka dengan julukan titisan Andrea Pirlo.
Hal tersebut tak lepas dari pola permainan Tonali yang dibilang mirip dengan Pirlo. Terlebih, keduanya juga merupakan seorang gelandang jangkar.
Saat menjalani masa peminjamannya pada musim lalu, dirinya selalu ikut serta dalam Starting XI arahan Stefano Pioli.
Terhitung total dirinya telah bermain sebanyak 37 kali bersama AC Milan di segala ajang. Tentu menjadi sebuah prestasi tersendiri untuknya di usia yang baru menginjak 21 tahun.
Dirinya pun bercerita bagaimana bisa menjadi seorang jenderal lini tengah andalan Pioli di AC Milan saat masih berusia 21 tahun.
"Saya belajar banyak dari Franck Kessie dan Ismael Bennacer," ucap Tonali dikutip dari sempremilan.
"Saya mempelajari mereka dan mereka banyak mengajari saya, bahkan dalam pelatihan. Mereka telah berkembang pesat di Milan, model untuk rekan satu tim," tuturnya menjelaskan.
Lebih lanjut, Tonali menganggap bahwa banyaknya pemain berpengalaman di lini tengah AC Milan bukan menjadi sebuah persaingan untuk dirinya.
Justru, itu akan membantunya dalam berkembang menjadi seorang pemain yang lebih baik ke depannya.
"Kompetisi? Memiliki banyak rekan setim yang luar biasa tidak harus menciptakan persaingan, tetapi menawarkan masukan untuk memberikan segalanya di atas lapangan, dan meningkatkan kemampuan sendiri," jelasnya.
Tonali sendiri diprediksi akan kembali menjadi andalan Pioli di AC Milan pada musim 2021/22 mendatang.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News