GenPI.co - Terdapat sebuah kisah tersendiri dalam diri Goran Pandev dan Makedonia Utara jelang ajang Piala Eropa 2020.
Diketahui, Goran Pandev dan negaranya, Makedonia Utara, berhasil melangkah dalam ajang yang tenar dinamakan Euro 2020 ini secara dramatis.
Tidak seperti negara-negara besar Eropa lainnya, Makedonia Utara harus melalui babak play-off untuk lolos dari kualifikasi Piala Eropa 2020.
Dalam babak final play-off di Path D pada 12 November 2020, gol tunggal Goran Pandev saat melawan Georgia berhasil membawa negara pecahan Yugoslavia tersebut lolos ke putaran final Euro 2020.
Dan kini, Makedonia Utara berhasil masuk ke dalam putaran final Piala Eropa 2020 bersama dengan Belanda, Ukraina, dan Austria di Grup C.
Selain perjalanan mereka yang cukup dramatis untuk tampil di ajang Euro 2020, Makedonia Utara punya cerita menarik dari sisi luar lapangan.
Diketahui, umur negara yang didominasi warna merah dan kuning ini tidak lebih tua dari sang legenda yang masih aktif merumput, yakni Goran Pandev itu sendiri.
Salah satu striker andalan Jose Mourinho di Inter Milan pada musim 2009/10 itu diketahui lahir pada tanggal 27 Juli 1983.
Itu artinya, bintang Genoa ini telah berusia 37 tahun. Sedangkan Makedonia Utara saat ini masih berusia 29 tahun karena baru meraih kemerdekaan dari Yugoslavia pada 1991.
Meskipun begitu, Pandev seakan tidak peduli dan hanya ingin memberikan yang terbaik bersama Makedonia Utara di ajang Piala Eropa 2020.
"Ini semua bagaikan mimpi yang jadi kenyataan untuk kami," buka pria berkepala botak tersebut, dikutip dari talksport.
"Kami akan bermain di Euro 2020," lanjutnya.
Goran Pandev pun mengakui bahwa dirinya adalah pemain paling senior di tim, dan akan memberikan bantuan kepada para pemain muda lainnya.
"Saya hanya ingin membantu para pemain ini karena mereka masih berusia sangat muda," tuturnya menjelaskan.
"Mereka adalah sekelompok pemain yang luar biasa dan layak mendapatkannya," tutup Goran Pandev.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News