GenPI.co - Kecelakaan yang dialami rombongan band Debu di Probolinggo, Senin (18/4) terjadi saat Daood Debu sang drummer sedang terlelap tidur.
Hal ini diungkapkan Kakak Daood Debu, Saleem. Menurutnya, Daood tidak tahu persis kronologi kecelakaan nahas dan sosok penabrak mobil.
"Daood tidak sadar, tidak tahu siapa yang nabrak, tahunya kaki sudah hancur," ujar Saleem menyampaikan cerita Daood.
Saleem mengatakan bintang FTV Bule Jadi Santri itu juga langsung berteriak kesakitan dan melihat orang di sekitarnya sudah tak bernyawa.
"Teriak, dia mungkin kesakitan. Daood baru bangun, enggak sadar," kata Saleem dikutip JPNN.com, Senin (18/4).
Saleem menyebut adiknya mengalami kecelakaan saat hendak berziarah.
Dia juga menegaskan sang adik tidak pergi bareng personel Debu. Namun, bersama teman-teman pribadinya.
Mobil rombongan grup musik band Debu mengalami kecelakaan maut di Tol Paspro (Pasuruan-Probolinggo), Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Senin (18/4).
Atas kejadian ini, dua orang tim Debu yang berada dalam mobil dikabarkan meninggal dunia.
Sementara itu, drummer Debu, Daood Abdullah Al Daud menderita luka berat di bagian kaki dan sedang menjalani perawatan intensif.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News