GenPI.co - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri blak-blakan mengklaim tak pernah bermain politik uang kepada para kader di daerah, agar dirinya terpilih sebagai pemimpin partai berlambang banteng moncong putih.
Dalam pidatonya di acara peluncuran buku berjudul Merawat Pertiwi yang digelar secara virtual, Megawati mengatakan tak risau jika suatu saat digantikan kader lain di posisi Ketum PDIP tersebut.
BACA JUGA: Mendadak Rizal Ramli Beber Fakta SBY, Bisa Bikin Mati Kutu
"Banyak orang tanya kalau saya itu jadi ketum apa ngekei (memberikan) duit sama kalian? Tanya saja sendiri sama mereka. Emangnya saya punya duit segitu banyak?" kata Megawati, Rabu (24/3).
Menurut Megawati, ia mengklaim tak memiliki uang banyak untuk mengguyur para pengurus yang memiliki hak suara.
Setidaknya, kini terdapat 514 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP.
"Per struktur saja kira-kira ada 21. Coba bayangkan? Terus kalian aku duiti ngono biar aku jadi ketum? Enggak. Enggak. Bukan sombong, tidak," tegasnya.
BACA JUGA: Eks Anak Buah SBY Ancam Anies Baswedan: Tak Ada Tempat...
Megawati menegaskan, selama ini rakyat percaya dan memilih dirinya untuk tetap menjadi ketua umum PDIP.
"Ada pertanyaan kalau suatu saat ibu harus digantikan? Ya Monggo wae. Tapi PDIP-nya awas lho. Sepanjang ada republik ini PDIP harus tetap ada sebagai salah satu partai andalan di republik ini," ungkapnya.
Megawati pun berharap, PDIP tetap menjadi partai harapan rakyat Indonesia. Ia berkeinginan para kader tetap solid dan tak mudah terombang-ambing.
"Semuanya akan saya pantau untuk jadikan apa? Itu sebuah partai jadi harapan rakyat banyak enggak mudah digoyangkan, enggak mudah diimingi-imingi," jelasnya.
Sebelumnya, Megawati kembali terpilih secara aklamasi oleh pengurus DPD dan DPC se-Indonesia sebagai ketua umum PDIP pada Agustus 2019 lalu. Dia menjabat untuk periode 2019-2024.
Saat ini, sejumlah nama mencuat untuk menggantikan Megawati di puncak kepemimpinan PDIP. Selain putrinya, Puan Maharani, ada pula nama Presiden Joko Widodo.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News