Pidato Tegas Jokowi Terkait Pelanggaran HAM, Sangat Mengejutkan

14 Desember 2020 06:25

GenPI.co - Dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM), Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut memberikan pidato, Rabu (9/12). 

Acara tersebut disiarkan secara daring dan diunggah di akun YouTube Kemitraan Indonesia. 

BACA JUGA: Habib Rizieq Ampun-ampunan, Mendadak Kasus Chat Itu Muncul Lagi

Acara yang digelar oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Kemitraan Partnership tersebut diisi oleh Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly.

Namun, video tersebut malah mengundang kritik warganet terkait pidato yang disampaikan oleh Jokowi. 

Mereka tidak suka dengan pidato yang disampaikan oleh Jokowi dan memberikan tanda dislike. 

BACA JUGA: Fadli Zon Kena Skakmat Politikus Top Ini, Mengejutkan!

Bahkan, jumlah orang yang suka dengan pidato Jokowi lebih sedikit daripada yang tidak suka. 

Banyak warganet yang mengomentari pidato Jokowi yang terkesan hanya seremoni tanpa penegakan di lapangan.

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan, pemerintah mempunyai komitmen yang sama dalam penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM dalam menjadi pilar penting Indonesia untuk menjadi bangsa yang beradab, lebih tangguh, dan maju. 

BACA JUGAPolisi Bongkar Nyali Habib Rizieq, Mengejutkan!

"Pemerintah tidak pernah berhenti untuk menuntaskan HAM masa lalu secara bijak dan bermartabat. Kita harus bekerja sama menyelesaikannya, dan mencurahkan energi kita untuk kemajuan bangsa," tegas Jokowi.

Menurut Jokowi, pemerintah tidak pernah berhenti menyelesaikan penyelesaian pelanggaran HAM secara bijak dan bermartabat. 

Melalui Menko Polhukam Mahfud MD, pihaknya meminta penanganan masalah HAM masa lalu dilanjutkan agar hasilnya bisa diterima semua pihak dunia internasional.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Tommy Ardyan Reporter: Mia Kamila

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co