Anak Pentolan PKI Sentil Petinggi KAMI, Ngeri!

02 Oktober 2020 03:21

GenPI.co - Sindiran untuk petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terkait bangkitnya komunis gaya baru diungkapkan oleh putra petinggi Partai Komunis Indonesia (PKI), Ilham Aidit. 

Sindiran tersebut menyebutkan bahwa upaya isu PKI yang digemborkan terkait dengan ambisi sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. 

BACA JUGAAmien Rais Membeber Fakta Mengejutkan, Jokowi Tersudut

Ilham melontarkan sindiran tersebut saat menjadi pembicara pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne, yang mengangkat tema Ideologi PKI Masih Hidup?, Selasa (29/9).

"Saya ingin mengomentari soal KAMI. Kalau mau nyapres, ikut Pemilu 2024 saja. Nggak usah koar-koar, kalau perlu buat partai, jelas konstitusional. Jadi tidak perlu bawa itu PKI," ungkap Ilham. 

BACA JUGANgeri! Gatot Nurmantyo Blak-blakan Membuka Fakta Ini

Menurut Ilham, komunisme saat ini sudah tidak lagi memiliki ruang di dunia. Jadi, sangat aneh jika ada pihak yang mengkhawatirkan komunisme bangkit kembali di Indonesia.

Ilham juga mengingatkan, peristiwa G30S/PKI masih kontroversial hingga saat ini. 

Hal ini disebabkan, banyak versi yang menyebutkan sejumlah pihak sebagai dalang utama. Bahkan, dampaknya sendiri masih membekas.

BACA JUGA8 Ramuan Ajaib Ini Khasiatnya Ampuh Bikin Asam Urat Ambrol

Mulai dari pemenjaraan ribuan orang, pembunuhan, hingga perlakuan diskriminatif terhadap mereka yang dianggap terlibat PKI. 

"11 ribu orang dibuang ke Pulau Buru, puluhan tahun baru dibebaskan hanya dengan selembar kertas yang menyatakan tidak terlibat PKI," katanya. 

Selain itu, menurut Ilham ada lima fragmen yang menjadi peristiwa kelam, tidak pernah tercatat dalam sejarah. 

BACA JUGATak Percaya, 3 Zodiak Banjir Rezeki Secara Ajaib di Bulan Oktober

Sementara itu, film Pengkhianatan G30S/PKI, bukan film sejarah dan bukan film dokumenter. 

Film tersebut menurut Ilham adalah imajinasi dari sutradara (Arifin C Noer) ketika membuat film berdasarkan pesanan (penguasa) Orde Baru.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Tommy Ardyan Reporter: Mia Kamila

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co