3 Menteri Diduga Intervensi Munas Golkar, Ini Reaksi Istana...

01 Desember 2019 03:04

GenPI.co - Tiga menteri Kabinet Indonesia Maju dituding mencampuri persaingan dua kubu jelang Munas Golkar 2019.

Kendati tudingan tersebut santer terdengar, tetapi Juru Bicara Presiden M Fadjroel Rachman menepis keterlibatan tiga menteri 

BACA JUGA: Wamenhan Trenggono Blak-blakan: Pak Prabowo Subianto Kerjanya...

Sebelumnya, loyalis sekaligus Juru Bicara Bambang Soesatyo dalam pencalonan Ketua Umum Partai Golkar, Syamsul Rizal menyebut ada tiga menteri yang mencampuri urusan internal Partai Golkar.

Diketahui ketiga pembantu presiden itu mencoba mengintervensi DPD I dan DPD II sebagai pemegang hak suara untuk kembali memenangkan Airlangga Hartarto. 

BACA JUGA: Kesabaran Presiden Jokowi Teruji, Ini Buktinya...

Intervensi mereka, kata Syamsul, bahkan dilakukan tanpa sepengetahuan Jokowi.

"Tetapi ada beberapa pembantu Jokowi dijadikan alat juga untuk tekan DPD-DPD, DPD I melalui kepala-kepala daerahnya. Dan saya pastikan itu Pak Jokowi tidak tahu,” kata Syamsul di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat pada Rabu (27/11/2019) malam.

BACA JUGA: Ingin Nyaman, 4 Zodiak Ini Lebih Senang Chat daripada Telepon

Konon, salah satu pembantu Presiden Jokowi itu adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Namun demikian, tudingan itu dibantah oleh Fadjroel. Dia menegaskan Istana tidak terlibat dalam pelaksanaan Munas partai berlambang pohon beringin itu.

BACA JUGA: Cara Jitu Putihkan Gigi Dengan Biaya Murah, Gampang Loh...

"Tidak ada campur tangan dari Istana. Presiden Jokowi selalu mengatakan Istana netral terhadap semua aktivitas partai politik. Itu tegas Pak Jokowi, dan dinyatakan ketika pidato di beberapa tempat. Tidak ada," katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (29/11).

Pratikno sendiri juga sudah mengklarifikasi hal itu. 

"Ngapain? Apa urusanku sama Golkar? Kacau kamu," jawab Pratikno.

Saat dikonfirmasi jurnalis di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat.

BACA JUGA: Menggapai Puncak Mahameru, Siapa Kakek di Luar Tenda Kami?

Mantan rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut tampak risih namanya dikait-kaitkan dengan Munas Golkar.

Lebih lanjut, Pratikno mengaku tidak mengenal para Ketua DPD Golkar yang memiliki hak suara untuk menentukan ketum parpol tersebut.

Pria kelahiran Bojonegoro itu pun merasa tidak mungkin bisa menentukan pemilihan Ketum Golkar.

"Yang milih siapa? (jurnalis menjawab DPD-red) Ya iya DPD kan. Aku tahu aja enggak DPD-nya siapa. Aku baru tau dari kamu kalau yang milih DPD," tandasnya.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Tommy Ardyan

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co