GenPI.co - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan seluruh kepala daerah dari PDIP harus ikut retret gelombang kedua.
Pramono Anung mengatakan keputusan itu merupakan instruksi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Saya terus komunikasi dengan DPP dan Bu Mega. Bagi yang belum ikut retret, akan ikut gelombang kedua,” katanya dikutip dari JPNN.com, Senin (3/3).
Dia memastikan seluruh kader PDIP yang terpilih menjadi kepala daerah harus ikut retret pada gelombang kedua.
“Jadi semuanya,” tuturnya.
Megawati Soekarnoputri sebelumnya menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah yang diusung PDIP untuk menunda mengikuti retret Presiden Prabowo Subianto.
Perintah tersebut disampaikan melalui surat instruksi harian dengan nomor 7294/IN/DPP/II/2025 tertanggal 20 Februari 2025.
Surat yang ditandatangani langsung oleh Megawati tersebut ditujukan untuk kepala dan wakil kepala daerah dari PDIP.
“Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan ikut retret Magelang,” demikian yang tertulis dalam surat itu.
Namun sejumlah kepala daerah dari PDIP memutuskan untuk hadir dan mengikuti retret itu. Beberapa di antaranya Pramono Anung dan Rano Karno.
Ada juga sebagian kepala daerah dari PDIP yang belum mengikutinya. Mereka salah satunya Gubernur Bali I Wayan Koster. (mcr4/jpnn)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News