GenPI.co - Kejati Jawa Tengah menyebut ada tujuh pegawai kejaksaan yang terindikasi terjerat kasus tindak pidana judi online.
“Kami segera tindaklanjuti prosesnya terhadap tujuh pegawai,” kata Kajati Jawa Tengah Ponco Hartanto, dikutip dari Antara, Senin (22/7).
Dia mengungkapkan Kejati Jateng masih melakukan pendalaman terkait status tujuh pegawai tersebut. Apakah mereka merupakan jaksa atau pegawai tata usaha.
Ponco meyakinkan Kejati Jawa Tengah memiliki komitmen dalam upaya menindak tegas kasus judi online di lingkungan internal maupun eksternal.
Dia menyebut kejati pun juga akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online.
Ponco mengaku kejaksaan pun saat ini juga sedang melakukan penanganan perkara yang terkait dugaan tindak pidana judi onlie.
Salah satunya yakni limpahan perkara judi online dari Mabes Polri beberapa waktu lalu. Kasus tersebut saat ini dalam penanganan penuntutan.
Sementara itu, Asisten Pidana Umum Kejati Jawa Tengah Adhi Prabowo menambahkan Polda Jateng saat ini juga telah mengeluarkan 11 Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).
Dia menyampaikan Kejati Jateng saat ini masih menunggu pelimpahan berkas perkara yang sedang ditangani oleh kepolisian tersebut.
“11 perkara SPDP. Kami saat ini tinggal meunggu pelimpahan berkasnya,” ucapnya. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News