GenPI.co - Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin mengomentari kekecewaan politikus Partai Gerindra Andre Rosiade terhadap Anies Baswedan.
Seperti diketahui, Andre menyebut Anies Baswedan telah menikung Ketum Gerindra Prabowo Subianto lantaran menjadi capres Partai NasDem.
Terkait hal itu, Ujang menilai politik memang selalu menghadirkan banyak kejutan.
“Tentunya kekecewaan Partai Gerindra sangat wajar. Mereka harus sudah siap dengan risiko ditikung,” ujar Ujang kepada GenPI.co, Selasa (13/12).
Ujang juga menilai pernyataan Andre soal etika Anies bisa diterima. Meski demikian, menurutnya, Anies tetap berhak menjadi capres.
“Bisa jadi nanti Anies akan berhadapan satu lawan satu dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan mencetak kemenangan,” tuturnya.
Dirinya mengatakan perpindahan status dari kawan menjadi lawan sering terjadi dalam praktik politik di Indonesia.
“Padahal, sejatinya politik itu untuk saling membangun sebuah konstruksi masyarakat yang berkeadilan, bukan untuk kepentingan pribadi,” kata Ujang.
Menurutnya, politik harus digunakan untuk menyejahterakan masyarakat dan membangun bangsa di atas kepentingan partai.
“Saya rasa kebatinan Partai Gerindra dan kekecewaan Prabowo itu harus di maklumi dan dengarkan juga,” ujar Ujang.
Selain itu, Ujang juga menyarankan Anies untuk menemui Prabowo sebelum tancap gas dalam Pilpres 2024 bersama Partai NasDem. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News