Wacana Presiden Bisa Jadi Cawapres, Pengamat: Apakah Kita Mau Percaya?

14 September 2022 08:10

GenPI.co - Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan terkena dampak dari pernyataan yang dikeluarkan Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebelumnya Kabag Humas MK Fajar Laksono mengatakan ketentuan presiden dua periode mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden pada periode berikutnya tak diatur.

“Orang bisa menganggap jangan-jangan ingin memberikan jalan kepada Presiden Jokowi (untuk berkuasa lagi, red),” ujar Hendri Satrio kepada GenPI.co, Rabu (14/9).

BACA JUGA:  MK Izinkan Presiden 2 Periode Jadi Wapres, Wacana Prabowo-Jokowi Muncul Lagi

Padahal, menurut dia, Presiden Jokowi belum tentu ingin berkuasa lagi sebagai wakil presiden di periode selanjutnya meskipun hal tersebut dimungkinkan.

“Bisa saja kalau presiden mau pakai jalan itu. Akan tetapi, masa presiden mau disuruh jadi wapres?” tuturnya.

BACA JUGA:  MK Izinkan Presiden 2 Periode Jadi Cawapres, Pengamat: Jangan Main Api

Dirinya juga menduga masyarakat tidak akan mudah percaya apabila Jokowi mengambil jalan tersebut dan menduduki kursi wapres.

“Andaikan dia ngomong hal tersebut dia lakukan demi Indonesia dan untuk memenuhi kehendak rakyat. Apakah kita mau percaya?” ujar Hendri Satrio.

BACA JUGA:  Soal Presiden 2 Periode Boleh Jadi Wapres, Pilihan di Tangan Jokowi

Sebelumnya, Fajar Laksono mengatakan presiden dua periode bisa maju dalam pemilihan umum sebagai cawapres.

Menurutnya, hal tersebut dimungkinkan lantaran aturan tak boleh menjabat sebagai wakil presiden tak diatur dengan jelas dalam Undang-Undang Dasar 1945.

“Soal presiden yang telah menjabat dua periode lalu mencalonkan diri sebagai cawapres itu tidak diatur secara eksplisit dalam UUD," ujar Fajar.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Hafid Arsyid Reporter: Panji

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co