GenPI.co - Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDIP atas wafatnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.
Politikus senior PDIP itu meninggal dunia di RS Abdi Waluyo, Jakarta, Kamis (1/7).
Sosok Tjahjo Kumolo memang tidak asing lagi di perpolitikan di Indonesia.
Bahkan, nama mantan Sejken PDIP ini sempat ramai di Pilpres 2014 yang mana masuk dalam salah satu 'geng Tancho'.
Istilah 'Geng Tancho'untuk menggambarkan pria-pria klimis di sekeliling Puan Maharani.
Tancho merupakan merk minyak rambut berwarna hijau bening dengan wangi yang sangat khas yang kerap dipakai pria berambut klimis.
Memang ke mana pun Puan Maharani pergi untuk urusan politik sering diikuti oleh sejumlah elite PDIP.
Tentu saja hal ini wajar karena Puan selain menjabat Ketua Bapilu, di DPR puan juga menduduki jabatan penting Ketua FPDIP.
Sejumlah elite PDIP yang kerap mendampingi Puan Maharani antara lain Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, Wasekjen PDIP Hasto Kristianto.
Lalu, Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon, Wasekjen PDIP Ahmad Basarah, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga dan sejumlah elite PDIP lainnya.
Namun, Tjahjo sendiri tidak tahu siapa yang disebut 'geng Tancho'.
"Maksudnya siapa?" tanya Tjahjo saat ditanya soal rumor 'geng Tancho' kala itu.
Tjahjo memang tidak berpenampilan klimis dan tidak pula memakai minyak rambut kinclong.
Manuver 'geng Tancho' pun terus berlanjut. Puan Maharani sukses membuat ibunya, Megawati, tak memberikan tugas ketua tim pemenangan Pilpres ke Jokowi.
Konon 'geng Tancho' juga sedang mendorong duet Jokowi-Puan ke Pilpres 2014. Namun, belakangan nama Puan terlempar dari daftar cawapres Jokowi.
Kini, Tjahjo Kumolo yang menjabat menteri dua periode pada pemerintahan Jokowi telah berpulang untuk selamanya.
Sebelum meninggal, Menpan RB Tjahjo Kumolo dikabarkan mengalami infeksi paru-paru dan menjalani perawatan intensif di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News