GenPI.co - Politikus PDIP Ahmad Basarah mengatakan auditorium Masjid At-Taufiq bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan sosial, seperti resepsi pernikahan.
Ahmad Basarah mengungkapkan auditorium masjid tersebut bisa menampung sekitar 200 sampai 300 undangan.
"Jadi, masjid ini selain untuk ibadah, juga bisa digunakan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan," ucap dia di halaman Masjid At-Taufiq, Jakarta Selatan, Rabu (8/6).
Untuk ibadah, Basarah menerangkan masjid tersebut memiliki daya tampung sekitar 400 sampai 500 jemaah di lantai dua.
Mengenai penamaan Masjid At-Taufiq, Basarah mengatakan nama tersebut diambil dari Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Muhammad Taufik Kiemas.
"Tujuannya untuk mengenang jasa-jasa Taufik Kiemas semasa hidupnya sekaligus mendoakan almarhum agar diterima di sisi Allah SWT," ujarnya.
Sementara itu, Basarah mengungkapkan masjid tersebut dibangun di lahan sekitar 1.800 meter persegi.
"Dibangun dalam dua tingkat menggunakan desain perpaduan antara adat Minang, Sumatera Barat, dan Palembang, Sumatera Selatan, yang merupakan daerah asal Muhammad Taufik Kiemas," tuturnya.
Mengenai desainnya, Basarah menyatakan Masjid At-Taufiq mengombinasikan konsep Trisakti Bung Karno yang ketiga, yaitu berkepribadian dan berkebudayaan Indonesia.
Dia juga mengatakan Masjid At-Taufiq memadukan adat dan budaya PDIP dengan unsur Islam. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News