Pesan Pengamat Soal Pertahanan Udara, KASAU Mohon Dengar

30 Mei 2022 08:40

GenPI.co - Pengamat militer Siswanto Rusdi punya pesan kepada KASAU (Kepala Staf Angkatan Udara) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo terkait pertahanan udara di Indonesia.

Dia menekankan agar pertahanan militer udara lebih diperkuat dalam hal postur.

“Diubah postur pertahanannya, kalau posturnya seperti ini kita tidak bisa tiba-tiba ingin (jumlah) pesawat tempur banyak,” beber Rusdi kepada GenPI.co, Minggu (29/5).

BACA JUGA:  KPK: Tersangka Korupsi Helikopter Bertemu dengan Jenderal TNI AU

Menurut dia, alat tempur TNI AU jumlahnya sedikit  karena karena disesuaikan dengan personel atau operator yang mengoperasikan sistem persenjataan itu.


Rusdi menilai jika postur pertahanan Indonesia masih terbatas seperti saat ini, maka tidak bisa melakukan penambahan alat. 

BACA JUGA:  Perwira TNI-Polri Jadi Pj Kepala Daerah, Pengamat: Kemunduran


“Kalau kita beli pesawat banyak, akan sia-sia juga,”  ucapnya. 


Dia juga menyoroti peran AU yang  dianggapnya masih minimal dibandingkan dengan matra yang lain.

BACA JUGA:  Pengamat Militer Sebut Alutsista TNI di Indonesia Terbatas


Dia pun mencontohkan markas pertahanan di kawasan Natuna yang ternyata didominasi oleh TNI-AD.


“Di Natuna itu ada kantor baru, tetapi isinya ialah gabungan angkatan darat, laut dan udara, yang merupakan personel pangkalan,” katanya.


Padahal menurut Rusdi,  Angkatan Udara punya peran yanng sangat penting dalam pertahanan negara.(*)

 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred Reporter: Mia Kamila

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co