GenPI.co - Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan partainya berisi kelas pekerja yang bertujuan pada kesejahteraan negara.
Said menjelaskan mulai dari buruh tani, perempuan, nelayan, guru, migran, pedagang, hingga jurnalis itu adalah bagian dari kelas pekerja.
"Ibu jamu gendong, sopir angkot, disabilitas, dan juga kelompok-kelompok yang memang selalu dimarginalkan itu adalah kelompok kelas," kata dia, di Jakarta Pusat, Sabtu (14/5).
Said menyampaikan tujuan kelompok kelas, yakni bukan untuk konfrontasi, melainkan membedakan kepentingan.
Dia menyatakan para buruh yang merupakan kelas pekerja juga sama pentingnya dengan kelompok pengusaha.
Oleh karena itu, Said mengharapkan negara yang sejahtera dengan tiga prinsip.
Pertama, kesetaraan dan kesempatan yang berarti secara sederhana buruh boleh tidak kaya, tetapi tidak boleh miskin.
Kedua, dia berharap redistribusi aset kekayaan yang adil dan merata.
"Bentuknya berupa jaminan sosial," kata dia.
Said menerangkan sila kedua dan kelima Pancasila menjadi prinsip utama dari Partai Buruh.
"No social justice for all Indonesian people without social security. Artinya, seluruh dunia tak ada keadilan sosial, kalau tidak memakai jaminan sosial," ujarnya.
Oleh karena itu, Said menyebut Partai Buruh berorientasi terhadap jaminan sosial.
"Jadi, kalau kelas pemodal mencari keuntungan, kelas pekerja mencari jaminan sosial," ucapnya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News