GenPI.co - Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta, pemerintah untuk berpikir jernih pada masa sulit seperti saat ini.
Menurutnya, jika pemerintah bisa berpikir jernih tidak akan salah dalam mengambil keputusan.
“Harus, kalau tidak kebijakannya akan lemah merugikan pebisnis juga merugikan pemerintah,” kata Cak Imin di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (14/4).
Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mencontohkan soal masalah minyak goreng di Indonesia.
“Akhirnya sadar tidak boleh didikte, kan, begitu, itu karena jenih (pemikirannya),” bebernya.
Dia juga meminta pemerintah mengambil langkah cerdas dalam mengatasi naiknya bahan pokok.
“Oleh karena itu menteri-menteri di dalam masa sulit ini karena banyak bahan baku naik, saya minta menteri ambil keputusan yang jenius,” katanya.
Seperti diketahui, harga minyak goreng masih menjadi masalah besar di masyarakat.
Baru-baru ini, di tengah kelangkaan minyak goreng curah dan mahalnya minyak goreng kemasan, harga minyak sawit mentah (CPO) dunia kembali naik.
Harga minyak sawit mentah mengalami kenaikan pada perdagangan siang ini.
Data Bursa Malaysia Derivatives Berhad (BMD) Kamis (14/4/2022) hingga pukul 13:35 WIB menunjukkan harga kontrak CPO Mei 2022 naik 2,34 persen di MYR6.641 per ton, demikian juga CPO Juni 2022 menguat 3,17 persen di MYR6.330 per ton.
Kenaikan harga CPO pada 14 April 2022 ini didorong oleh peningkatan harga minyak nabati sejenis lainnya menyusul prospek pasokan yang ketat.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News