GenPI.co - Ketua Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) Ahmad Haron Hariri menilai SMS blast Ketua KPK Firli Bahuri bukanlah hal yang harus dipermasalahkan.
Seperti diketahui, Firli Bahuri dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) karena mengirim SMS blast yang dinilai tidak ada pesan anti korupsi.
Adapun laporan itu dibuat oleh mantan pegawai KPK yang tergabung dalam IM57+ Institute.
"Konten pesan tersebut pun berisi ajakan kebaikan yang sepatutnya didukung bersama," kata Ahmad kepada GenPI.co, Senin (14/3).
Ahmad sangat menyayangkan pesan tersebut dirusak oleh kebiasaan-kebiasaan kelompok tertentu yang tidak ingin KPK lebih baik
Ahmad pun menilai pihak-pihak yang tidak suka dengan KPK yang sesungguhnya melemahkan pemberantasan korupsi.
Dia kemudian menegaskan bahwa SMS blast yang diprogramkan KPK bukanlah hal baru.
"Program ini giat rutin tahunan KPK yang dilaksanakan sesuai prosedur," kata Ahmad.
Ahmad pun mengajak semua pihak untuk tidak mencari kesalahan-kesalahan pada KPK.
"Manusia sempurna bukanlah manusia yang tidak pernah berbuat salah, melainkan manusia yang selalu belajar dari kesalahan," kata Ahmad menirukan SMS blast Firli. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News