GenPI.co - Wacana penundaan Pemilu 2024 menimbulkan gejolak yang luar biasa di kalangan elite partai politik, tak terkecuali PDI Perjuangan (PDIP).
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan wacana tersebut harusnya dihentikan karena hasil LSI menunjukkan mayoritas warga tidak menghendaki.
“Hasil survei (LSI) semakin memperkuat sikap politik PDIP. Namun, ada atau tidak adanya survei, sikap PDIP setia pada konstitusi,” ucap Hasto dikutip ANTARA, Kamis (3/3).
Menurut Hasto, keberlangsungan pemerintahan tidak ditentukan oleh ambisi elite politik tertentu, tetapi oleh kehendak rakyat sebagaimana diatur dalam konstitusi negara UUD 1945.
Hasil survei LSI yang melibatkan 1.197 responden menunjukkan mayoritas mereka yang diwawancara menolak wacana menunda Pemilu 2024 dan wacana memperpanjang masa jabatan presiden.
Direktur LSI Djayadi Hanan saat acara peluncuran hasil survei menyampaikan mayoritas responden, yaitu 70 persen dari total 1.197 orang, menolak perpanjangan masa jabatan presiden.
Hasil survei yang sama juga menunjukkan 64 persen dari 1.197 responden setuju pemilihan umum tetap digelar pada 2024 meskipun nanti masih dalam situasi pandemi COVID-19.
Terkait hasil survei itu, Hasto menyampaikan PDIP punya sikap yang sama dengan para responden.
“PDIP akan terus kokoh karena memang tidak ada ruang penundaan pemilu,” kata Hasto.(*) ANT
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News