GenPI.co - Pengamat Politik Ujang Komarudin menilai partai politik (parpol) yang mengusulkan Pemilu 2024 ditunda sedang mengalami kegalauan.
Menurut Ujang, parpol yang mewacanakan penundaan pemilu memiliki elektabilitas rendah.
"Oleh karena itu, parpol cari pembenaran dengan isu tersebut,” ucap Ujang kepada GenPI.co, Rabu (2/3).
Dia menjelaskan parpol yang mengusulkan penundaan pemilu gamang karena elektabilitas calon yang akan diusung menjadi capres masih rendah.
“Kalau isu capres laku dan tinggi, tentu wacana ini nggak akan muncul," imbuh Ujang.
Direktur Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin itu menilai ada pihak yang mendorong parpol untuk mewacanakan penundaan pemilu.
"Artinya, ada yang mendorong atau ada yang menekan ini,” ucap Ujang.
Ujang menyebut parpol yang mengusulkan pemilu ditunda memiliki tujuan yang sama.
“Suaranya sama, keinginannya sama, iramanya sama. Ini pasti ada dirigennya," kata Ujang.
Dia mengatakan pelaksanaan pemilu sudah ditetapkan, yakni pada 14 Februari 2022.
“Hal itu pun sudah disepakati pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu (KPU, bawaslu, DKPP, red),” ujar Ujang. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News